Pengembangan Talenta Jadi Fondasi Keberlanjutan Usaha dan Daya Saing SDM Indonesia
Direktur Sampoerna Elvira Lianita, kini dipercaya mengemban peran yang lebih besar sebagai Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific, serta PMI Global Travel Retail. (dok. HM Sampoerna)
19:16
5 Mei 2026

Pengembangan Talenta Jadi Fondasi Keberlanjutan Usaha dan Daya Saing SDM Indonesia

Di tengah tantangan industri dan tuntutan keberlanjutan usaha jangka panjang, pengembangan sumber daya manusia (SDM) kini dipandang sebagai investasi strategis dan menjadi pilar penting bagi perusahaan.

PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) bersama perusahaan induknya, Philip Morris International Inc (PMI), pun menempatkan pengembangan talenta sebagai fondasi utama untuk memastikan kesiapan perusahaan dalam menghadapi transformasi dan dinamika bisnis yang terus berkembang.

Sampoerna dan PMI menerapkan sistem pengelolaan talenta yang berlandaskan meritokrasi serta mendorong karyawan untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan kinerja.

Sistem itu tidak hanya memberikan kesempatan berkembang yang setara, tetapi juga membuka peluang bagi karyawan untuk berkarya bukan hanya di tingkat nasional, melainkan juga regional dan global.

Baca juga: PMI Tegaskan Komitmen Jangka Panjang untuk Perkuat Peran Sampoerna

Pendekatan tersebut selaras dengan visi pemerintah yang menempatkan pengembangan SDM sebagai prioritas nasional guna memperkuat talenta Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Dalam pengembangan SDM, PMI memosisikan Indonesia melalui Sampoerna sebagai salah satu sumber talenta strategis di jaringan global PMI.

Penugasan lintas fungsi dan negara menjadi bagian dari upaya membangun suksesi kepemimpinan regional dan global serta mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas talenta Indonesia.

Komitmen itu salah satunya tecermin dari penugasan Elvira Lianita yang menjabat sebagai Direktur Sampoerna. Elvira kini dipercaya mengemban peran yang lebih besar sebagai Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific, serta PMI Global Travel Retail.

Dengan penugasan dari PMI tersebut, Elvira telah mengajukan pengunduran diri dari jajaran direksi Sampoerna yang dijadwalkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Sampoerna, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Sampoerna Umumkan Perubahan Susunan Dewan Direksi

Dalam peran barunya, Elvira akan memimpin strategi dan eksekusi Corporate Affairs di 13 pasar, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, Indonesia, serta PMI Global Travel Retail. Peran ini mencakup tanggung jawab dengan spektrum pemangku kepentingan yang luas, dinamika kebijakan yang beragam, serta koordinasi lintas negara.

Tanggung jawab tersebut meliputi penguatan hubungan dengan pemangku kepentingan yang terkait dengan regulasi, kebijakan, dan sains serta komunikasi korporat untuk mendukung agenda transformasi perusahaan.

Melihat betapa besar mandat yang diemban Elvira, hal ini menegaskan kepercayaan PMI terhadap kemampuan talenta Indonesia untuk memainkan peran strategis dalam pengambilan keputusan pada skala yang lebih luas.

Sejak bergabung dengan PMI pada 2001, Elvira telah menapaki berbagai peran strategis di bidang corporate affairs, mulai dari regulasi, kebijakan fiskal, hubungan dengan pemangku kepentingan di tingkat daerah hingga nasional, perdagangan internasional, hingga komunikasi korporat.

Baca juga: Sampoerna Jaga Kepemimpinan Pasar lewat Inovasi dan Ketangguhan Bisnis 112 Tahun

Dengan pengalaman panjang dan kompetensi lintas bidang, Elvira pun ditunjuk menjadi Direktur Corporate Affairs dan menjadi bagian dari manajemen serta jajaran direksi Sampoerna pada 2018.

Sebagai pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusinya bagi perusahaan serta masyarakat luas, Elvira juga menerima berbagai apresiasi. Beberapa di antaranya adalah Puspa Adi Daya dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa yang diselenggarakan Kompas TV pada 2025 dan 2026, serta PR Persons Award dari The Iconomics pada 2023 dan 2024.

Saat ini, sekitar 70 karyawan Sampoerna mengemban peran strategis di berbagai negara, mulai dari Eropa, Amerika Serikat, Asia, hingga Timur Tengah.

Penugasan itu menegaskan kemampuan dan peran strategis talenta Indonesia di peta regional dan global. Capaian ini juga menjadi bukti bahwa investasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM merupakan pilar penting dalam mendukung transformasi bisnis serta agenda pembangunan SDM jangka panjang.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Tag:  #pengembangan #talenta #jadi #fondasi #keberlanjutan #usaha #daya #saing #indonesia

KOMENTAR