IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas, Ritel bisa Cermati Saham MAPI, AADI hingga BULL
Ilustrasi IHSG(KOMPAS/HERU SRI KUMORO)
07:41
11 Mei 2026

IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas, Ritel bisa Cermati Saham MAPI, AADI hingga BULL

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan Senin (11/5/2026), setelah tertekan 2,86 persen pada akhir pekan lalu.

Analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, memprediksi IHSG bergerak dengan level support di 6.946 dan resistance di 7.049. Penguatan masih terbatas seiring pelaku pasar yang cenderung berhati-hati setelah koreksi tajam pada perdagangan Jumat (8/5/2926).

“Untuk Senin, kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 6.946 dan resist 7.049, dimana kami perkirakan adanya technical rebound setelah terjadi tekanan pada hari Jumat kemarin,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam (10/5/2026).

Baca juga: Asing Borong Saham Rp 11,42 Triliun, IHSG Bangkit Sepekan

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai IHSG dalam fase rawan koreksi lanjutan, setelah gagal mempertahankan area psikologis 7.000.

Pergerakan indeks dalam jangka pendek cenderung menguji support penting di area 6.917. Jika level tersebut breakdown, maka indeks berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support berikutnya di area 6.876.

Namun selama support tersebut masih mampu dipertahankan, peluang technical rebound tetap terbuka terutama apabila tensi geopolitik mulai mereda dan harga minyak kembali stabil.

“Meski demikian, volatilitas pasar diperkirakan masih akan tinggi karena investor global menunggu data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan The Fed, serta perkembangan konflik di Selat Hormuz,” ujar Hendra kepada Kompas.com.

Menurutnya, di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, investor mulai melakukan rotasi ke saham-saham defensif dan saham dengan katalis domestik yang lebih kuat.

Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi salah satu yang menarik dicermati investor ritel setelah masuknya Pacific Universal Investments sebagai pemegang saham pengendali baru dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,8 triliun.

Baca juga: IHSG Anjlok 2,86 Persen, Asing Lepas Saham BMRI hingga BREN

Aksi akuisisi ini dinilai memberikan sentimen positif terhadap prospek ekspansi bisnis ritel MAPI ke depan. Secara teknikal, MAPI menarik untuk trading buy dengan target harga jangka pendek di area Rp 1.605.

Selain itu, saham PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dinilai menarik dicermati dengan target harga Rp 720, seiring potensi pemulihan konsumsi domestik dan penguatan sektor ritel.

Dari sektor kesehatan, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menjadi salah satu saham defensif yang direkomendasikan karena memiliki target Rp 370. Alasan lainnya sektor kesehatan cenderung lebih tahan terhadap gejolak ekonomi global dan pelemahan pasar saham.

Sementara itu, Herditya juga merekomendasikan saham MAPA dengan rentang harga yang ditargetkan di level Rp 695 hingga Rp 725.

Kemudian, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) direkomendasikan untuk diperhatikan dengan kisaran target harga Rp 10.225 hingga Rp10.825. Lalu, Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) diperkirakan bergerak pada rentang Rp520 sampai Rp 555.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #diperkirakan #menguat #terbatas #ritel #bisa #cermati #saham #mapi #aadi #hingga #bull

KOMENTAR