Jawa Barat Jadi Tumpuan Pertumbuhan Industri Interior Lokal
President Director Javaco Roberto Saputra menghadiri malam apresiasi Jawara di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).(DOK. JAVASCO)
22:40
24 Mei 2026

Jawa Barat Jadi Tumpuan Pertumbuhan Industri Interior Lokal

- Jawa Barat dinilai menjadi salah satu wilayah penting bagi pertumbuhan industri interior lokal seiring tingginya aktivitas pembangunan hunian, renovasi, hingga proyek interior komersial di daerah tersebut.

Melihat kondisi itu, produsen material interior Javaco menghadirkan program Jawara atau Javaco Waktunya Juara bagi komunitas perajin, workshop, dan pelaku interior di Jawa Barat.

“Melalui Jawara, kami ingin membangun hubungan yang lebih dekat dan berkelanjutan dengan para perajin yang selama ini tumbuh bersama Javaco,” ujar President Director Javaco Roberto Saputra dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

“Kami percaya pertumbuhan brand tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kepercayaan dan loyalitas komunitas yang menggunakannya setiap hari,” lanjut dia.

Menurut Roberto, perkembangan industri interior membuat perajin kini dituntut bekerja lebih presisi, efisien, dan mampu mengikuti tren desain yang terus berubah.

Di sisi lain, kebutuhan terhadap material yang mudah diaplikasikan dan tahan lama juga semakin penting untuk mendukung proses pengerjaan interior sehari-hari.

Berkembangnya industri interior juga sejalan dengan pertumbuhan industri furnitur nasional dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Perindustrian mencatat industri furnitur tumbuh 2,07 persen sepanjang 2024, sementara nilai ekspor furnitur Indonesia mencapai 1,91 miliar dollar AS pada Januari-Desember 2024.

Data Kemenperin yang mengutip Expert Market Research juga menyebut pasar furnitur global diproyeksikan tumbuh rata-rata 4,9 persen pada periode 2025-2034.

Baca juga: Industri Furnitur Indonesia Targetkan Ekspor Rp 101 Triliun dalam 5 Tahun

Jawa Barat Dipilih Pertama

Javaco memilih Jawa Barat sebagai wilayah pertama pelaksanaan program karena memiliki komunitas perajin dan workshop interior yang dinilai aktif serta terus berkembang.

Wilayah tersebut juga dikenal memiliki ekosistem usaha interior yang bergerak mulai dari skala rumahan, workshop mandiri, hingga proyek interior komersial.

Selain itu, komunitas perajin di Jawa Barat disebut memiliki kultur kolaboratif yang kuat, termasuk aktif berbagi referensi pengerjaan dan rekomendasi material.

Program Jawara berlangsung melalui pembelian HPL Javaco dan ditutup dengan malam apresiasi yang digelar di Bajawa, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).

Acara tersebut juga menghadirkan influencer lokal Jawa Barat Melga Septrida atau Bos Bubun, pemain sinetron Preman Pensiun.

Seiring berkembangnya industri interior lokal, Javaco menilai kolaborasi antarpelaku usaha menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat ekosistem industri di daerah.

Baca juga: Industri Furnitur RI Tertekan: Biaya Naik dan Ekspor Terhambat

Hubungan Jangka Panjang dengan Perajin

Roberto mengatakan, kultur kolaboratif di kalangan pelaku usaha interior Jawa Barat menjadi alasan lain pemilihan wilayah tersebut sebagai titik awal program.

Komunitas perajin di Jawa Barat disebut aktif berbagi referensi pengerjaan, pengalaman proyek, hingga rekomendasi material dalam aktivitas sehari-hari.

“Pada akhirnya, Javaco percaya bahwa pertumbuhan industri interior tidak dibangun sendirian. Ada peran toko, workshop, dan para perajin yang selama ini tumbuh bersama kami,” ujar Roberto.

“Melalui Jawara, kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan mereka, sekaligus tumbuh bersama dalam jangka panjang,” tutup dia.

Tag:  #jawa #barat #jadi #tumpuan #pertumbuhan #industri #interior #lokal

KOMENTAR