Apakah Makan Nasi Putih jadi Penyebab Diet Gagal?
- Nasi putih menjadi makanan pokok yang sulit dipisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia. Namun di balik popularitasnya, nasi putih sering mendapat stigma sebagai penyebab kenaikan berat badan.
Banyak orang yang sedang menjalani diet memilih mengurangi bahkan menghindari nasi putih karena takut gemuk.
Lalu, benarkah nasi putih bisa memicu kenaikan berat badan?
Apakah nasi putih bisa memicu kenaikan berat badan?
Berat badan naik terjadi karena kalori berlebih
Ahli gizi holistik Geetika Chopra menjelaskan nasi putih bukan penyebab utama seseorang mengalami kenaikan berat badan.
Baca juga: Apa Anak Boleh Makan Mi Pakai Nasi? Ini Kata Dokter
“Nasi putih tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan. Berat badan naik terjadi ketika jumlah kalori yang masuk terus melebihi kalori yang dibakar tubuh,” kata Chopra, seperti dikutip Only My Health, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan nasi putih termasuk karbohidrat olahan dengan indeks glikemik cukup tinggi. Artinya, nasi putih lebih cepat dicerna tubuh dan dapat meningkatkan gula darah dalam waktu singkat.
Ketika dikonsumsi dalam porsi besar tanpa diimbangi protein, serat, atau lemak sehat, nasi putih memang dapat meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di area perut.
Namun jika dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang, nasi putih tidak selalu menyebabkan kegemukan.
Baca juga: 5 Tips Diet Tetap Makan Nasi, Ketahui Cara Masak yang Tepat
Pola makan lebih berpengaruh dibanding menghindari nasi
Banyak orang menganggap menghapus nasi dari menu harian adalah cara tercepat menurunkan berat badan. Padahal, pola makan secara keseluruhan justru lebih menentukan.
Chopra mengatakan seseorang tetap bisa menurunkan berat badan meski makan nasi setiap hari.
Menurutnya, kunci utama penurunan berat badan adalah keseimbangan kalori dan pengaturan komposisi makanan.
“Lemak tubuh bisa berkurang meski seseorang makan nasi setiap hari. Yang penting adalah kontrol porsi, keseimbangan makanan, dan menghindari konsumsi makanan olahan berlebihan,” jelasnya.
Baca juga: Berat Badan Naik saat Menopause Ternyata Bisa Dicegah, Ini Pola Makan yang Disarankan
Ia menambahkan banyak negara di Asia menjadikan nasi sebagai makanan utama sehari-hari, tetapi masyarakatnya tetap memiliki komposisi tubuh yang sehat.
Sebuah studi tahun 2019 bahkan menemukan tingkat obesitas cenderung lebih rendah di negara-negara yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok.
Penelitian dari Doshisha Women’s College of Liberal Arts di Kyoto, Jepang, menyebut pola makan berbasis nasi ala Asia dapat membantu mencegah obesitas jika dikonsumsi secara seimbang.
Baca juga: Bukan Cuma Lari, Ini Deretan Olahraga yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan
Porsi nasi menjadi faktor penting
Meski tidak harus dihindari, porsi nasi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Chopra menyarankan konsumsi sekitar setengah hingga satu cangkir nasi putih matang dalam sekali makan, tergantung aktivitas fisik dan ukuran tubuh seseorang.
“Mengonsumsi nasi dalam porsi terlalu besar secara rutin bisa meningkatkan asupan kalori berlebih. Sebaliknya, porsi kecil yang terkontrol membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mendukung penurunan lemak,” katanya.
Ia juga mengimbau agar isi piring tidak hanya didominasi nasi. Sayuran dan protein tetap perlu menjadi bagian terbesar dalam menu makan agar tubuh merasa kenyang lebih lama.
Baca juga: Manfaat Telur untuk Tumbuh Kembang Anak, Sumber Protein Hewani Penting
Nasi putih tetap punya manfaat bagi tubuh
Nasi putih tetap memiliki manfaat karena menjadi sumber energi utama tubuh. Karbohidrat dalam nasi membantu tubuh menjalankan aktivitas sehari-hari dan mendukung fungsi otak.
Selain itu, nasi putih cenderung mudah dicerna sehingga sering menjadi pilihan makanan bagi orang yang sedang sakit atau memiliki masalah pencernaan tertentu.
Namun, konsumsi nasi putih tetap perlu diseimbangkan dengan gaya hidup sehat seperti rutin bergerak, olahraga, dan menjaga pola makan bergizi.
Baca juga: Minuman Diet Viral Ramai Dicoba, Dokter Sebut Berat Badan Tak Bisa Turun Instan
Tag: #apakah #makan #nasi #putih #jadi #penyebab #diet #gagal