Jeffrey Hendrik soal Seleksi Direksi BEI: Ikuti Saja Prosesnya
- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) irit berkomentar terkait proses pemilihan calon Direksi bursa periode 2026-2030, yang saat ini tengah diproses di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, enggan memberikan tanggapan lebih jauh ketika ditanya mengenai sosok calon direksi yang berpeluang mengisi kursi pimpinan bursa.
Sebagai informasi, Jeffrey masuk dalam paketan calon Direksi BEI.
“Oh no comment, no comment, no comment,” ujar Jeffrey di gedung BEI, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Usai FTSE Coret 4 Saham RI, Bos BEI Awasi Ketat Kepatuhan Free Float Emiten
Meski demikian, Jeffrey meminta seluruh pihak mengikuti proses yang sedang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, proses seleksi yang dilakukan OJK diyakini akan menghasilkan figur terbaik untuk memimpin pasar modal ke depan.
“Tentu ikuti saja seluruh prosesnya. Tentu siapapun itu nanti pasti kita yakini itu adalah yang baik untuk bursa ke depan, ya jadi ikuti saja prosesnya,” paparnya.
OJK telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para calon Direksi BEI periode 2026-2030.
Tahapan tersebut sudah dimulai sejak Selasa (12/5/2026), dengan agenda fit and proper test untuk calon Direktur Utama BEI.
Selanjutnya, proses serupa akan dilakukan terhadap para kandidat direksi untuk masing-masing bidang.
Pada 13 Mei 2026, OJK menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan untuk kandidat Direktur Penilaian Perusahaan BEI.
Lalu, pada 18 Mei 2026, proses serupa akan dilaksanakan untuk calon Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, saat ditemui di gedung BEI, Senin (27/4/2026)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan tahapan awal fit and proper test saat ini masih difokuskan pada pemeriksaan administrasi dan evaluasi terhadap para kandidat.
Pengumuman nama-nama kandidat baru akan dilakukan setelah proses seleksi selesai dan kandidat terpilih sudah diputuskan secara resmi.
Langkah tersebut untuk menjaga objektivitas proses seleksi.
“Kita tunggu ya, yang terpilih saja nanti kita akan umumkan. Artinya, untuk menjaga objektivitas prosesnya dan tidak semakin mempengaruhi aspek lain,” ucap Hasan usai konferensi pers di Gedung BEI, Rabu (13/5/2026).
Meski proses seleksi sudah berjalan, OJK masih belum membuka identitas 28 nama kandidat calon Direksi BEI yang mengikuti tahapan seleksi tersebut.
"Nanti pasti kami akan umumkan pada saat tujuh nama tersebut dinyatakan terpilih dan diputuskan oleh OJK. Itu paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan RUPS," tukas dia.
Adapun, terkait dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.
Dengan demikian, pengumuman susunan Direksi baru BEI paling lambat akan disampaikan kepada publik pada 22 Juni tahun ini.
Baca juga: BEI Ungkap Ada 15 Perusahaan Antre IPO, Salah Satunya Bisnis Kebun Binatang
Tag: #jeffrey #hendrik #soal #seleksi #direksi #ikuti #saja #prosesnya