Purbaya Pastikan Peran Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada DSI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026)(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
15:36
26 Mei 2026

Purbaya Pastikan Peran Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada DSI

- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tetap berjalan seperti biasa meski pemerintah membentuk badan usaha ekspor baru, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Purbaya mengatakan tak ada wacana pengalihan sebagian fungsi pengawasan ekspor SDA ke DSI.

“Ya tetap seperti biasa (peran Bea Cukai). Bedanya apa memang? Kan itu pelaporan segala macam nanti dia (DSI) yang melakukan trading, tetapi kan ekspor impor yang periksa Bea Cukai masih. Jadi bukan berarti fungsi Bea Cukai hilang,” ujar Purbaya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Purbaya Sebut Insentif Kendaraan Listrik Ditunda Satu Bulan

Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pengurangan fungsi DJBC setelah pembentukan DSI. Sebaliknya, pemerintah justru ingin memperkuat kinerja institusi tersebut.

“Ada yang bilang seperti itu, tetapi saya belum pernah dapat petunjuk Bapak Presiden tentang itu dan Presiden sepertinya belum pernah mendiskusikan itu ke depannya. Justru dia bilang kan kita perkuat Bea Cukai,” kata dia.

Meski demikian, Purbaya mengingatkan bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah memberi sinyal evaluasi keras terhadap kinerja Bea Cukai.

Menurut dia, perbaikan tetap akan dilakukan, termasuk terhadap jajaran pimpinan jika dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Masih sama (peran Bea Cukai dengan adanya DSI), tetapi akan diperbaiki lagi seperti dalam pidato Bapak Presiden itu. Kalau enggak becus katanya kepalanya mesti dicopot, kan itu. Kita masih tunggu keputusan politik di atas,” ucap Purbaya.

Baca juga: Purbaya Sebut 10 Perusahaan CPO Diduga Bermain Transfer Pricing

Sebelumnya, Ketua DEN Luhut sempat menyatakan sebagian fungsi pengawasan ekspor SDA berpotensi dialihkan ke DSI dengan dukungan sistem digital berbasis artificial intelligence (AI).

Menurut dia, pengawasan berbasis teknologi dapat memperkuat transparansi dan meminimalkan kebocoran penerimaan negara.

Namun, pernyataan tersebut kemudian diluruskan oleh Juru Bicara Ketua DEN, Jodi Mahardi. Ia menegaskan tidak ada rencana pengambilalihan, peleburan, maupun penghapusan fungsi DJBC.

“Fokus utama dari pembaruan ini secara spesifik dan terbatas pada sektor SDA. Sebagai aset strategis bangsa, sektor ini membutuhkan standar pengawasan ekstra guna memastikan pencatatan yang presisi dan perlindungan maksimal terhadap penerimaan negara,” kata Jodi dalam pernyataan resminya.

Menurut dia, pemerintah saat ini justru mendorong penguatan integrasi sistem pengawasan melalui pendekatan seperti SIMBARA (Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga).

Sistem tersebut menghubungkan data lintas kementerian dan lembaga mulai dari produksi, penjualan, pembayaran kewajiban negara, hingga ekspor secara real time.

Pemerintah berharap model integrasi serupa nantinya dapat diperluas untuk pengawasan tata niaga ekspor SDA lain guna meningkatkan transparansi perdagangan sekaligus memperkuat penerimaan negara.

Tag:  #purbaya #pastikan #peran #cukai #hilang #meski

KOMENTAR