Purbaya Ungkap Potensi Perputaran Ekonomi dari Hari Raya Idul Adha
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dinilai membawa dampak ekonomi untuk masyarakat secara umum dan pedagang hewan ternak.
Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, potensi ekonomi dari kurban dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
"Setiap tahun ada lah pemerataan untuk orang-orang yang biasanya tidak semuanya bisa makan daging setiap hari," kata dia kepada awak media di kawasan Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (27/5/2026).
Baca juga: Idul Adha: Purbaya Ingat Nabi Yusuf, Mendorong Keadilan Sosial
Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai ibadah salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.
Ia menambahkan, hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meskipun dalam jangka pendek.
Lebih lanjut, momentum Idul Adha ini akan meningkatkan perdagangan di tempat penjualan sapi dan domba.
"Ini akan memberikan pendapatan juga ke peternak-peternak. Jadi potensi ini amat baik dan signifikan," ungkap dia.
Purbaya mengatakan, tradisi baik ini harus terus dipertahankan.
Baca juga: Pemerintah Siapkan PPh Final 1,5 Persen untuk Penulis, Purbaya Bongkar Alasannya
"Yang penting adalah kita pastikan banyak pihak yang menerima daging kurban," ungkap dia.
Purbaya sendiri mengurbankan dua sapi.
Satu sapi Simental Cross berbobot 868 kilogram (kg) berada di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Sementara satu sapi lagi yang diklaim lebih besar berada di kawasan rumah pribadinya di Ciganjur, Jakarta Selatan.
"Kayanya lebih gede daripada ini, beratnya satu ton lebih," ucap dia.
Baca juga: Purbaya Pastikan Peran Bea Cukai Tak Hilang Meski Ada DSI
Purbaya menuturkan, sapi kurban ini dibeli menggunakan dana pribadi.
"Kan lumayan tuh ada bonus. Jadi kita pakai ini, terus kan nggak jadi haji, uangnya ngumpul," tutup dia.
Tag: #purbaya #ungkap #potensi #perputaran #ekonomi #dari #hari #raya #idul #adha