Musim Dividen Tiba: Puluhan Emiten Bagi Cuan, Ada Yield yang Tembus 16 Persen
- Puluhan emiten dari berbagai sektor bakal membagikan dividen tunai dengan nilai yang beragam. Di mana, jadwal cum dividen yang ditetapkan antara 2-8 Juni 2026.
Cum dividen merupakan tanggal terakhir investor dapat membeli saham dan tetap berhak menerima dividen tunai yang akan dibagikan perusahaan.
Artinya, investor ritel yang ingin memperoleh hak atas dividen, pembelian saham harus dilakukan paling lambat pada tanggal cum dividen.
Setelah melewati tanggal tersebut, investor yang baru membeli saham tidak lagi berhak menerima pembagian dividen tahun buku 2025.
Baca juga: RUPST Vale Indonesia Setujui Dividen 45,64 Juta Dollar AS
Data Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat ada puluhan emiten bakal membagikan dividen dengan imbal hasil (dividend yield) yang menarik.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang bakal menebar dividen Rp 468 per saham dengan yield 9,6 persen.
Berikut rincian emiten yang membagikan dividen dengan cum dividen yang ditetapkan antara 2-8 Juni 2026.
Pada Selasa (2/6/2026), sejumlah emiten besar memasuki masa cum dividen. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membagikan dividen Rp 180 per saham dengan dividend yield sekitar 4,2 persen.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membagikan dividen Rp 156,2 per saham dengan yield mencapai 5,2 persen.
Selain itu, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) membagikan dividen Rp 35 per saham dengan yield 5,1 persen, sedangkan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) menjadi salah satu yang paling menarik dengan dividen Rp 75 per saham dan dividend yield mencapai 7,5 persen.
Pada hari yang sama, sejumlah emiten lain yang juga memasuki cum dividen antara lain PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI), PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO), PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM), PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
Adapun PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menawarkan dividend yield terbesar pada hari ini, yakni mencapai 9,6 persen dengan nilai dividen Rp 468 per saham.
Selain INTP, emiten lain yang memasuki cum dividen adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dengan dividen Rp 12 per saham dan yield 5,3 persen, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) dengan yield 5,5 persen, PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) dengan yield 4,6 persen, serta PT Kino Indonesia Tbk (KINO) dengan yield 3,9 persen.
Adapun emiten lain yang juga memasuki cum dividen pada 3 Juni meliputi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL), dan PT BISI International Tbk (BISI).
Pada Kamis (4/6/2026), perhatian investor diperkirakan tertuju pada sejumlah saham dengan dividend yield tinggi.
PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) menawarkan yield sebesar 8,3 persen dengan dividen Rp 12 per saham.
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) membagikan dividen Rp 40 per saham dengan yield 8,2 persen.
PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) memang belum memasuki cum dividen pada tanggal ini, namun saham-saham seperti PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan yield 6,9 persen, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) dengan yield 6,6 persen.
Ilustrasi logo Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lalu, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dengan yield 6 persen, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan yield 5,4 persen, dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) dengan yield 5,5 persen juga menjadi sorotan pasar.
Selain itu, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), PT Palma Serasih Tbk (PSGO), PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI), dan PT Ekadharma International Tbk (EKAD) turut memasuki periode cum dividen.
Baca juga: BFI Tebar Dividen Rp 1,03 T, Investor Dapat Rp 3.500 Per Lot, Simak Jadwalnya
Sementara itu pada Jumat (5/6/2026), PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) menjadi emiten dengan dividend yield tertinggi sepanjang pekan ini. Perseroan membagikan dividen Rp 44 per saham dengan yield mencapai 16,8 persen.
Tak kalah menarik, PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) menawarkan dividend yield 7,8 persen dengan dividen Rp 106 per saham, sedangkan PT Merck Tbk (MERK) membagikan dividen Rp 275 per saham dengan yield 7,1 persen.
PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) juga memberikan yield 6,3 persen dengan dividen Rp 52 per saham.
Selanjutnya, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) akan memasuki cum dividen pada 8 Juni 2026. Perseroan membagikan dividen Rp 170 per saham dengan dividend yield mencapai 15 persen, menjadikannya salah satu emiten dengan imbal hasil dividen tertinggi tahun ini.
Di sisi lain, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) juga akan membagikan dividen sebesar Rp 12,5 per saham, meski data dividend yield belum diumumkan.
Aksi korporasi
Selain agenda pembagian dividen, sejumlah emiten juga melakukan aksi korporasi lainnya.
Seperti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 100 miliar yang berlangsung pada 2 Juni hingga 2 September 2026.
Sementara PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) menjalankan buyback senilai Rp 200 miliar yang dijadwalkan sejak 25 Mei hingga 25 Agustus 2026.
Lalu, PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menyiapkan buyback hingga Rp 50 miliar yang berlangsung pada 26 Juni 25 Juli 2026.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #musim #dividen #tiba #puluhan #emiten #bagi #cuan #yield #yang #tembus #persen