Ribuan Nelayan Demak Kini Punya Perlindungan Asuransi
Ilustrasi nelayan.(KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO)
12:44
3 Juni 2026

Ribuan Nelayan Demak Kini Punya Perlindungan Asuransi

- Wilayah pesisir utara Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Demak, memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Demak Tahun 2025, tercatat nilai produksi perikanan laut tercatat mencapai Rp 116,2 miliar, sedangkan nilai produksi budidaya tambak mencapai Rp 274,6 miliar.

Potensi besar tersebut menjadikan sektor perikanan Demak sebagai salah satu sektor strategis yang memerlukan dukungan perlindungan usaha berkelanjutan bagi para nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Baca juga: Inflasi Medis Mengintai, Klaim Asuransi Kesehatan Tembus Rp 6,72 T

Melihat besarnya potensi tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Branch Office Semarang melakukan penandatanganan kerja sama Asuransi Mikro Bahari bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Hal ini menjadi salah satu langkah dalam memberikan perlindungan bagi para nelayan, khususnya pemilik kapal kayu dan perahu skala kecil hingga menengah.

Adapun penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Branch Manager PT Asuransi Kredit Indonesia Cabang Semarang, Gami Aji Libraga bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak, Nanang Tasunar DN, yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menyampaikan, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi solusi perlindungan bagi nelayan Kabupaten Demak yang selama ini membutuhkan jaminan keamanan terhadap kapal kayu maupun perahu yang digunakan untuk melaut.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap ribuan nelayan yang berada di Kabupaten Demak ini mendapatkan perlindungan yang optimal bagi para nelayan, khususnya untuk kapal dan perahu nelayan skala kecil hingga menengah, sehingga para nelayan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Budhi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Budhi menambahkan, kerja sama tersebut memiliki potensi bisnis yang cukup besar karena wilayah Demak memiliki sekitar 5.254 kapal atau perahu nelayan, dan serta 10.500 nelayan di Kabupaten Demak.

Branch Manager Askrindo Semarang Gami Aji Libraga menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis Askrindo dalam memperluas perlindungan asuransi bagi sektor kelautan dan perikanan, khususnya para nelayan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan ekonomi daerah.

“Kerja sama bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitas usahanya, sekaligus membuka peluang pengembangan layanan asuransi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir,” tambah Gami.

Selain penandatangan kerja sama, Askrindo juga melakukan kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh para nelayan Kabupaten Demak sebagai peserta guna memberikan pemahaman terkait manfaat produk asuransi umum dan asuransi mikro bagi sektor kelautan dan perikanan.

“Ke depan, kolaborasi ini juga diharapkan dapat berkembang pada berbagai produk asuransi lainnya seperti Asuransi Mikro Usahaku untuk UMKM pengolahan produk perikanan dan kelautan, Asuransi Nelayan (PA Nelayan), serta produk perlindungan lainnya,” tutup dia.

Baca juga: Premi Naik 4,1 Persen, Asuransi Unitlink Kembali Dilirik

Tag:  #ribuan #nelayan #demak #kini #punya #perlindungan #asuransi

KOMENTAR