Bulog Tarik Beras Bantuan Pangan di Bangkalan, Ganti yang Lebih Bagus
- Perusahaan negara Perum Bulog menarik beras Bantuan Pangan (Banpang) di sejumlah kelurahan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Madura Ahmad Rofi'i mengatakan langkah itu ditempuh setelah pihaknya menerima keluhan sejumlah pemerintah desa mengenai beras yang tampak kurang baik.
Menindaklanjuti aduan itu, Bulog bersama dinas terkait turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi.
Hasil pemeriksaan lapangan mengungkap Banpang itu belum sampai ke masyarakat dan masih di Kantor Desa setempat.
“Sebagai bentuk tanggung jawab dan kehati-hatian, Bulog memutuskan untuk menarik seluruh beras yang dikeluhkan dan menggantinya dengan beras yang memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” kata Rofi'i dalam keterangan Bulog, Minggu (7/7/2026).
Baca juga: Serapan Beras Bulog Sudah 75 Persen dari Target 4 Juta Ton
Bulog berterimakasih kepada masyarakat, perangkat daerah, dan pemerintah pemerintah daerah yang menyampaikan informasi dengan cepat sehingga beras itu bisa segera diganti sebelum sampai ke penerima manfaat.
Rofi’i mengatakan, pihaknya selalu mengawasi mutu pada setiap tahapan pengelolaan beras, mulai dari gudang, pengeluaran, hingga distribusi.
Saat ini, Bulog telah menyiapkan beras dengan kualitas yang sesuai standar mutu sehingga penerima manfaat bisa mendapatkan haknya.
Beras pengganti itu akan didistribusikan setelah seluruh pemeriksaan kualitas selesai dilakukan.
“Kami memastikan masyarakat akan menerima beras yang layak dan berkualitas sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Rofi'i.
Ia memastikan, seluruh tahapan penyaluran Bantuan Pangan dilakukan sesuai aturan.
Meski demikian, pihaknya membuka diri jika terdapat keluhan Bulog akan menindaklanjuti sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Bulog juga akan memperkuat seluruh monitoring kualitas seluruh rantai distribusi bantuan pangan.
Perusahaan negara ini menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan publik dengan menjaga tata kelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan masyarakat.
“Jika ditemukan keluhan baik dari Perangkat Desa atau masyarakat akan segera kami proses lebih lanjut sebagai bentuk komitmen kami terhadap pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Rofi'i.
Baca juga: Beras Bulog 5 Juta Ton, Amran: Bisa Kita Ekspor 500.000 Ton
Tag: #bulog #tarik #beras #bantuan #pangan #bangkalan #ganti #yang #lebih #bagus