Sebelum Air Canada Tabrakan, Pilot Sudah Ingatkan Bahaya di Bandara New York
Sebuah pesawat Air Canada Express terparkir di landasan setelah bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia pada 22 Maret 2026 di New York City. Dua orang diyakini tewas dalam kecelakaan larut malam itu, dengan puluhan lainnya terluka. Pesawat tersebut baru saja mendarat dari penerbangan dari Montreal. (SPENCER PLATT/AFP)
19:36
24 Maret 2026

Sebelum Air Canada Tabrakan, Pilot Sudah Ingatkan Bahaya di Bandara New York

- Kecelakaan fatal pesawat Air Canada di Bandara LaGuardia (LGA), New York, yang menewaskan dua pilot pada Minggu (22/3/2026) malam, ternyata telah dikhawatirkan oleh sejumlah pilot sebelumnya.

Para penerbang dilaporkan telah berulang kali menyuarakan kekhawatiran tentang prosedur keselamatan di bandara tersebut kepada pejabat penerbangan.

Dalam dokumen Sistem Pelaporan Keselamatan Penerbangan yang diajukan musim panas lalu, seorang pilot memperingatkan bahwa kondisi di LaGuardia mulai terasa tidak aman.

Kondisi itu bahkan mirip dengan situasi di Bandara Ronald Reagan Washington (DCA) sebelum terjadinya kecelakaan pada Januari 2025.

"Tolong lakukan sesuatu," tulis pilot tersebut dalam laporannya hanya beberapa bulan sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa pilot Antoine Forest dan kopilot Mackenzie Gunther, dikutip dari CNN.

Baca juga: Pesawat Air Canada Tabrakan dengan Kendaraan Penyelamat di Bandara New York

Keluhan sistem lampu dan kontrol lalu lintas

Pilot tersebut mendokumentasikan satu kejadian ketika petugas pengontrol lalu lintas udara memberikan izin lepas landas kepada pesawat yang berada di darat saat pesawat mereka baru berada pada ketinggian 300 kaki saat melakukan penurunan menuju landasan pacu 22. 

“Suara yang menerima izin lepas landas, kemungkinan besar kopilot, tampaknya tidak khawatir, tetapi pesawat yang akan berangkat tampak ragu-ragu bergerak selama beberapa detik,” kata pilot tersebut dalam transkrip dokumen Sistem Pelaporan Keselamatan Penerbangan.

“Saya yakin ini terjadi karena kapten penerbangan itu kemungkinan besar adalah pilot yang mengemudikan pesawat, dan berada di posisi untuk melihat seberapa dekat kami dengan pendaratan. Saya pikir dia berpikir dua kali sebelum memulai proses lepas landas,” sambungnya.

Pilot memutuskan untuk mendaratkan pesawat daripada melakukan pendaratan ulang karena kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan di Kanada dan kemungkinan adanya helikopter di area tersebut.

Baca juga: Rekaman Audio Ungkap Momen Sebelum Tabrakan Air Canada, Petugas ATC Akui Salah

Pilot tersebut menyuarakan kekhawatiran keselamatan lainnya tentang lampu di landasan pacu lain di bandara, yaitu landasan pacu 13. Mereka mengeklaim bahwa sistem ini telah dinonaktifkan.

“Di masa lalu, sistem ini memberikan lapisan keamanan tambahan untuk mencegah pelanggaran landasan pacu. Sekarang, saya tidak pernah melihatnya menyala lagi ketika saya menunggu di posisi di landasan 13 sementara pesawat mendarat di landasan 22. Laju operasi di LGA semakin meningkat,” keluhan mereka.

“Para pengendali lalu lintas udara sedang mengambil risiko. Pada hari-hari badai petir, LGA mulai terasa seperti DCA sebelum kecelakaan di sana,” tambahnya.

Kecelakaan pada Januari 2025 di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington menewaskan 67 orang setelah pesawat American Airlines bertabrakan dengan helikopter Angkatan Darat AS.

Pilot lain melaporkan bagaimana perintah berhenti dikeluarkan oleh pengendali darat LaGuardia tepat pada waktunya, sehingga mencegah potensi bencana.

Baca juga: Tabrakan Air Canada di Bandara New York, Pilot-Kopilot Tewas

Kronologi Air Canada tabrak trump pemadam kebakaran

Ilustrasi Air Canada.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Air Canada.

Pesawat Air Canada menabrak truk pemadam kebakaran pada Minggu (22/3/2026) malam, saat sedang merespons insiden di darat.

Truk tersebut telah diberi izin untuk melintasi landasan pacu, tetapi pesawat juga telah diberi lampu hijau untuk mendarat.

Beberapa saat sebelum kejadian mengerikan itu terjadi, petugas pengontrol lalu lintas udara dengan panik mendesak truk tersebut untuk berhenti. 

Petugas pengontrol lalu lintas udara mengatakan bahwa dia melakukan kesalahan dalam rekaman audio yang dirilis setelahnya.

Baca juga: Pesawat Air Canada Terbakar Usai Tergelincir, Tak Ada Korban Jiwa

Forest dan Gunther tewas, tetapi tindakan mereka dipuji oleh para penyintas di dalam pesawat yang nahas itu.

“Seseorang mengatakan bahwa pilot mencoba membalikkan daya dorong pada detik terakhir. Sejujurnya, mereka mungkin telah menyelamatkan nyawa kami," tulis penumpang Brady Sego di Reddit.

"Saya berharap bisa menyampaikan kepada keluarga mereka betapa berterima kasihnya saya,” sambungnya. 

Perawat asal Long Island, Rebecca Liquori (35) mengatakan, pendaratan pesawat itu kasar sebelum pilot mengerem.

“Rasanya seperti pesawat terguncang dan Anda mendengar pilot mencoba mengerem untuk mencegah tabrakan,” tuturnya.

Tag:  #sebelum #canada #tabrakan #pilot #sudah #ingatkan #bahaya #bandara #york

KOMENTAR