Tentara Jepang Bobol Kedubes China, Ancam Bunuh Diri di Depan Dubes
Seorang anggota militer Jepang ditangkap setelah menerobos masuk ke kompleks Kedutaan Besar China di Tokyo, Rabu (25/3/2026).
Insiden ini memicu reaksi keras dari Beijing yang mengaku terkejut dan langsung melayangkan protes resmi kepada pemerintah Jepang.
Pelaku diketahui membawa pisau dan sempat menyampaikan niat ekstrem kepada penyelidik.
Baca juga: Meski Ditunda, Ancaman Trump ke Iran Disebut Lebih Ngeri dari Bom Atom Jepang
Kasus ini terjadi di tengah hubungan Jepang dan China yang tengah memburuk akibat isu Taiwan.
Kronologi penerobosan Kedubes China
Seorang juru bicara kepolisian mengatakan, pelaku bernama Kodai Murata (23) ditangkap pada Selasa sekitar pukul 09.00 waktu setempat setelah masuk ke area kedutaan tanpa izin.
Ia ditangkap dengan dugaan pelanggaran masuk tanpa izin. Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap detail kejadian tersebut.
Media Jepang, Yomiuri Shimbun, melaporkan bahwa Murata mengaku ingin bertemu dengan duta besar China.
Dalam pemeriksaan, ia mengaku ingin meminta Duta Besar China untuk menahan pernyataan keras.
Niat bunuh diri jika permintaan ditolak
Masih menurut laporan yang sama, Murata mengungkapkan bahwa jika permintaannya tidak dipenuhi, ia berencana melakukan aksi bunuh diri sebagai bentuk “kejutan”.
Polisi juga menemukan sebilah pisau di lokasi kejadian, sebagaimana dilaporkan oleh penyiar nasional Jepang, NHK.
Namun, tidak ada laporan korban dalam insiden tersebut.
Tanggapan Pemerintah Jepang
Pemerintah Jepang menyatakan penyesalan atas insiden yang melibatkan anggota Pasukan Bela Diri tersebut.
Juru bicara utama pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan, “Sangat disesalkan bahwa seorang anggota Pasukan Bela Diri, yang seharusnya mematuhi hukum, ditangkap atas dugaan memasuki area kedutaan.”
Baca juga: Jepang Belum Siap Minta Bantuan Iran Lewati Selat Hormuz, meski Ditawari Teheran
Ia menambahkan bahwa polisi telah melakukan penyelidikan dan memperkuat keamanan di kedutaan.
“Polisi sudah melakukan penyelidikan untuk mengklarifikasi apa yang terjadi dan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keamanan,” ujarnya.
Kihara juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang.
China protes keras
Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi (kanan). Kedua negara bersitegang setelah komentar Takaichi terhadap isu Taiwan.
Di pihak lain, pemerintah China menyatakan keterkejutan atas insiden tersebut dan langsung mengajukan protes resmi kepada Jepang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan bahwa Beijing “sangat terkejut” dan telah menyampaikan “protes keras” kepada pihak Jepang.
Insiden ini semakin memperburuk hubungan kedua negara yang sebelumnya sudah memanas.
Adapun ketegangan kedua negara meningkat sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu menyatakan kemungkinan Jepang akan ikut campur secara militer jika China berupaya merebut Taiwan.
China, yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, bereaksi keras terhadap pernyataan tersebut.
Baca juga: Trump Bercanda soal Pearl Harbor di Depan PM Jepang, Ruang Oval Sempat Canggung
Tag: #tentara #jepang #bobol #kedubes #china #ancam #bunuh #diri #depan #dubes