Sindir Trump, Macron Sebut Rencana Militer di Selat Hormuz Mustahil
Kolase foto Presiden Perancis Emmanuel Macron (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan).(AFP/THIBAULT CAMUS)
20:42
2 April 2026

Sindir Trump, Macron Sebut Rencana Militer di Selat Hormuz Mustahil

- Presiden Perancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa opsi operasi militer untuk "membebaskan" Selat Hormuz merupakan langkah yang mustahil. 

Selain menolak opsi kekuatan senjata, Macron juga melontarkan kritik tajam terhadap inkonsistensi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait konflik dengan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Macron saat berada di Korea Selatan pada Kamis (2/4/2026). 

Baca juga: Iran Mau Wajibkan Kapal di Selat Hormuz Bayar Pakai Yuan China, Tolak Dollar AS

Menurutnya, penggunaan kekuatan militer yang sempat diwacanakan oleh AS bukanlah pilihan yang tepat, sebagaimana dilansir AFP.

"Ada pihak yang mengadvokasi pembebasan Selat Hormuz dengan kekerasan melalui operasi militer, posisi yang terkadang disampaikan oleh AS," ujar Macron.

Dia menekankan bahwa Perancis tidak pernah mengambil posisi tersebut. 

"Saya katakan 'terkadang' karena sikap itu bervariasi. Itu bukan pilihan yang kami pilih dan kami menganggapnya tidak realistis," lanjutnya.

Macron memaparkan alasan di balik penilaiannya. Menurutnya, operasi militer di wilayah tersebut akan memakan waktu yang sangat lama dan memiliki risiko keamanan yang sangat tinggi bagi siapa pun yang melintas.

Baca juga: Trump Sesumbar Tak Butuh Minyak Timur Tengah, Dunia Diminta Urusi Selat Hormuz

"Hal itu tidak realistis karena akan memakan waktu yang sangat lama dan akan mengekspos siapa pun yang melintasi selat tersebut terhadap ancaman pesisir dari Garda Revolusi (Iran), yang memiliki sumber daya signifikan, serta rudal balistik, dan berbagai risiko lainnya," papar Macron.

Kondisi Selat Hormuz sendiri saat ini dilaporkan mengalami kelumpuhan selama berminggu-minggu akibat perang di Timur Tengah. 

Padahal, selat tersebut merupakan rute pengiriman minyak yang sangat vital bagi dunia.

Sebagai solusi, Macron mendorong adanya langkah diplomasi yang melibatkan Iran secara langsung. 

Dia meyakini bahwa stabilitas di Selat Hormuz tidak bisa dicapai melalui konfrontasi sepihak.

"Ini hanya bisa dilakukan bersama dengan Iran. Jadi, yang pertama dan terpenting, harus ada gencatan senjata dan dimulainya kembali negosiasi," tegasnya.

Baca juga: Benteng Alami di Hormuz, Pulau-pulau Ini Jadi Alasan Iran Mampu Kendalikan Ekonomi Dunia

Kritik Trump

Selain membahas teknis keamanan di Selat Hormuz, Macron juga mengekspresikan kekecewaannya terhadap gaya komunikasi Trump. 

Dia menilai pernyataan Trump yang sering berubah-ubah justru memperkeruh situasi konflik.

"Anda harus serius. Ketika Anda ingin menjadi serius, Anda tidak mengatakan hal yang sebaliknya setiap hari dari apa yang Anda katakan sehari sebelumnya," sindir Macron.

Bahkan, Macron menyarankan agar Trump lebih menahan diri dalam memberikan pernyataan publik terkait konflik sensitif tersebut. 

"Dan mungkin Anda tidak seharusnya berbicara setiap hari," ucap Macron.

Baca juga: 4 Skenario jika Trump Tinggalkan Perang Iran Tanpa Buka Selat Hormuz

Tag:  #sindir #trump #macron #sebut #rencana #militer #selat #hormuz #mustahil

KOMENTAR