Iran Balas Ancaman “Zaman Batu” Trump: Jangan repot-repot, AS Akan Kalah
Ancaman Presiden AS Donald Trump yang ingin membawa Iran ''kembali ke zaman batu'' mendapat balasan dari Teheran.(SAUL LOEB)
12:18
3 April 2026

Iran Balas Ancaman “Zaman Batu” Trump: Jangan repot-repot, AS Akan Kalah

Perang retorika dan militer antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk membawa Iran “kembali ke zaman batu.”

Sebelumnya, Trump menyebut, “Kami akan menghantam mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya."

Militer Iran memperingatkan serangan yang lebih besar, lebih luas, dan lebih menghancurkan terhadap pasukan AS dan Israel.

Baca juga: Usai Ancaman “Zaman Batu” Trump, AS Runtuhkan Jembatan Strategis Iran

Teheran menegaskan bahwa kemampuan strategisnya tetap utuh dan menyerukan bahwa perang akan berlanjut sampai AS mengalami “kehinaan dan menyerah.”

Balasan tegas militer Iran

Dilansir The Hill, Kamis (2/4/2026), Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Khatam al-Anbiya, menyatakan bahwa AS masih belum mampu meruntuhkan kekuatan militer Iran.

Zolfaghari menekankan, fasilitas produksi rudal strategis, drone serang jarak jauh, sistem pertahanan udara modern, serta kemampuan peperangan elektronik Iran tetap utuh dan beroperasi.

Ia menambahkan, "Asumsi seperti itu hanya akan memperdalam kubangan yang telah Anda jatuhkan diri ke dalamnya."

Juru bicara itu juga menegaskan bahwa serangan yang telah dilakukan AS hanya mengenai situs yang tidak signifikan, sementara produksi militer strategis Iran berlangsung di lokasi yang tidak diketahui dan tidak akan pernah dijangkau.

"Jangan repot-repot menghitung rudal, drone, dan sistem strategis kami; Anda akan kalah dan tidak akan mencapai apa-apa," tambahnya.

Serangan militer balasan Iran ke Israel

Setelah ancaman Trump, Iran langsung meluncurkan rudal ke wilayah Tel Aviv, memicu sistem pertahanan udara Israel. Empat orang dilaporkan mengalami luka ringan.

Ledakan baru juga mengguncang Yerusalem pada Kamis malam setelah militer Israel memperingatkan serangan rudal Iran, dan laporan lain menyebut rudal juga diluncurkan dari Yaman.

Tehran juga menegaskan bahwa serangan balasan menargetkan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Israel, termasuk pabrik baja di Abu Dhabi, pabrik aluminium di Bahrain, dan fasilitas senjata di Israel.

Baca juga: Trump Ancam Serang Keras Iran, Bawa Teheran ke Zaman Batu

Kritikan diplomatik Iran

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyindir ancaman Donald Trump di tengah perang.AFP/VALENTIN FLAURAUD Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyindir ancaman Donald Trump di tengah perang.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi turut menyindir ancaman Trump yang dinilai tak berarti apa-apa.

"Ada satu perbedaan mencolok antara sekarang dan Zaman Batu: saat itu tidak ada minyak atau gas yang dipompa di Timur Tengah. Apakah Presiden AS dan rakyat Amerika yang menempatkannya di jabatan yakin ingin memutar balik waktu?" tanya Araghchi.

Ia juga mengkritik serangan Amerika Serikat terhadap jembatan sipil di Karaj.

"Menyerang struktur sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa orang Iran menyerah. Ini hanya menunjukkan kekalahan dan runtuhnya moral musuh yang sedang bingung. Setiap jembatan dan bangunan akan dibangun kembali lebih kuat. Yang tidak akan pernah pulih: reputasi Amerika."

Selain itu, Komandan IRGC Brigjen Seyed Majid Moosavi menegaskan melalui media sosial X:

"Justru kalian yang membawa pasukan kalian ke kuburan, bukan Iran yang kalian coba tarik kembali ke Zaman Batu. Ilusi Hollywood telah begitu meracuni pikiran kalian, sehingga dengan sejarah kalian yang hanya 250 tahun, kalian mengancam peradaban lebih dari 6.000 tahun," tulis Moosavi.

Iran menekankan bahwa negara ini memiliki 7.000 tahun peradaban, dan AS-lah yang telah membawa “pembunuhan anak-anak dan kejahatan terhadap kemanusiaan dari Zaman Batu ke dunia modern.”

Baca juga: Trump Gembar-gembor Menang Perang, Yakinkan Warga AS soal Urgensi Serang Iran

Tag:  #iran #balas #ancaman #zaman #batu #trump #jangan #repot #repot #akan #kalah

KOMENTAR