Misi Artemis II Akan Cetak Rekor-Sejarah, Manusia ke Bulan Lagi Usai 53 Tahun
- Para astronot Artemis II memasuki fase akhir persiapan untuk menuju lintasan Bulan pada Senin (6/4/2026).
Itu semacam titik kritis yang berarti gravitasi Bulan sekarang memiliki daya tarik yang lebih kuat pada pesawat ruang angkasa daripada gravitasi Bumi.
Kapsul Orion saat ini akan berputar mengelilingi Bulan, mempersiapkan kru untuk melakukan perjalanan lebih jauh dari Bumi.
Baca juga: Kru Artemis II yang Otw ke Bulan Akan Kehilangan Kontak dengan Bumi
Dilansir AFP, Senin (6/4/2026), para astronot memasuki apa yang disebut NASA sebagai lingkup pengaruh bulan sekitar pukul 11.42 WIB hari ini.
Mereka akan segera mencatat penerbangan lintas bulan untuk kali pertama sejak tahun 1972.
Saat mereka memasuki pengaruh gravitasi Bulan, kru berada sekitar 39.000 mil (63.000 kilometer) dari Bulan dan sekitar 232.000 mil (37.000 kilometer) dari Bumi.
Meskipun keempat astronot tersebut tidak akan mendarat di permukaan Bulan, mereka diperkirakan akan memecahkan rekor jarak terjauh dari Bumi selama perjalanan mereka mengelilingi Bulan.
Baca juga: Gegara Terpukau Lihat Bumi, Jendela Pesawat Artemis II Jadi Kotor
Selain itu, peristiwa bersejarah ini juga memberikan pencapaian khusus bagi para kru yang terdiri dari tiga orang Amerika Serikat (AS) dan satu orang Kanada.
Victor Glover akan tercatat sebagai orang kulit berwarna pertama yang pernah terbang mengelilingi Bulan, dan Christina Koch akan menjadi wanita pertama.
Sementara itu, Jeremy Hansen dari Kanada akan menjadi orang non-Amerika pertama yang mencapai prestasi tersebut.
Ketiganya, bersama dengan komandan misi Reid Wiseman, akan menghabiskan sebagian besar penerbangan lintas bulan mereka untuk mendokumentasikan Bulan.
Baca juga: Misi Manusia Kembali ke Bulan Dimulai Usai 53 Tahun, NASA Luncurkan Artemis II
Misi penjelajahan Artemis II mengelilingi Bulan
Salah satu foto hasil jepretan iPhone 17 Pro Max yang dibagikan NASA, menampilkan siluet astronaut dengan latar Bumi dari dalam kapsul Orion.
Sebelumnya, Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) resmi meluncurkan misi Artemis II dari Kennedy Space Center, Florida, Rabu (1/4/2026).
Dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/4/2026), misi ini menandai perjalanan pertama manusia menuju orbit Bulan dalam 53 tahun terakhir.
Misi Artemis II mengirim Roket Space Launch System (SLS) setinggi gedung 32 lantai yang membawa kapsul kru Orion meluncur tepat sebelum matahari terbenam.
Baca juga: NASA Gagal Lagi Luncurkan Roket Artemis 1 ke Bulan, Ini Sebabnya
Di dalamnya, empat astronaut memulai ekspedisi selama 10 hari yang akan membawa mereka melintasi jarak 406.000 kilometer ke luar angkasa.
Angka tersebut akan memecahkan rekor penerbangan luar angkasa terjauh yang sebelumnya dipegang oleh kru Apollo 13 pada 1970 yang sekitar 400.000 kilometer.
Meskipun Artemis II hanya melintasi orbit Bulan tanpa mendarat, misi ini adalah "gladi bersih" krusial sebelum NASA mendaratkan manusia di Kutub Selatan Bulan pada misi Artemis IV yang ditargetkan pada 2028.
Kali terakhir manusia berjalan di Bulan adalah pada tahun 1972 melalui misi Apollo 17, sebuah prestasi yang hingga kini baru dicapai oleh AS.
Tag: #misi #artemis #akan #cetak #rekor #sejarah #manusia #bulan #lagi #usai #tahun