Baru Saja Perang Disebut Berakhir, Iran Akui Tembakkan Rudal ke Kapal Perang AS
Ilustrasi Angkatan Laut Iran saat melancarkan tembakan di Selat Hormuz.(JAMEJAMONLINE/EBRAHIM NOROOZI via AFP)
21:54
5 Juni 2026

Baru Saja Perang Disebut Berakhir, Iran Akui Tembakkan Rudal ke Kapal Perang AS

Militer Iran pada Jumat (5/6/2026) menyatakan telah menembakkan rudal ke arah dua kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat di Teluk Oman.

Menurut laporan media pemerintah Iran, seperti dikutip AFP, dua kapal perusak AS meninggalkan Teluk Oman “setelah penembakan rudal peringatan” oleh pasukan Iran.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita pemerintah IRNA, militer Iran menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas apa yang mereka sebut sebagai “pelanggaran aturan maritim dan pelecehan, serta pembajakan kapal komersial dan kapal tanker minyak oleh pasukan angkatan laut teroris Amerika Serikat.”

Baca juga: Menlu AS Umumkan Perang Iran Berakhir, Tak Gubris Serangan Terbaru

Serangan terbaru ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut bahwa perang antara AS dan Iran telah berakhir.

AS bantah ada serangan

Komando Pusat AS dengan cepat membantah laporan tersebut. Dalam pernyataannya, CENTCOM menyatakan, “Pasukan Iran TIDAK menyerang atau menembaki kapal perang Angkatan Laut AS. Melakukan hal tersebut akan menjadi pelanggaran berat terhadap gencatan senjata.”

CENTCOM juga mengatakan, pasukannya “terus beroperasi secara bebas di perairan regional” dan menjalankan blokade tandingan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Ketegangan di tengah gencatan senjata

Insiden ini menjadi salah satu perkembangan terbaru yang mengguncang gencatan senjata sejak disepakati pada 8 April.

Kesepakatan tersebut sebagian besar menghentikan permusuhan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel setelah pecahnya perang pada 28 Februari, ketika pasukan sekutu melancarkan serangan terhadap Iran.

Namun, upaya untuk mengakhiri perang melalui perundingan langsung maupun mediasi sejauh ini belum membuahkan hasil.

Baca juga: Iran Tolak Ide Trump Bertemu Mojtaba, Sebut Tak Realistis

Sementara itu, Rubio pada Rabu (3/6/2026) mengatakan, Washington “tidak lagi melakukan serangan berkelanjutan” terhadap Iran karena Operasi Epic Fury—nama yang digunakan AS untuk operasi serangannya terhadap Iran—telah berakhir.

Rubio juga menyebut Amerika Serikat telah menghancurkan apa yang tersisa dari angkatan udara Iran serta “menghancurkan seluruh angkatan laut konvensional mereka.”

Persaingan blokade di Selat Hormuz

Ilustrasi Selat Hormuz.GOOGLE MAPS Ilustrasi Selat Hormuz.

Sejak awal perang, Iran telah memberlakukan blokade laut di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan Teluk dengan Samudra Hindia.

Amerika Serikat kemudian membentuk blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dalam kondisi normal, sekitar seperlima minyak dunia melewati jalur sempit tersebut, menjadikan Selat Hormuz salah satu titik paling penting bagi perdagangan energi global.

Baca juga: Trump Berkelakar soal Mojtaba Khamenei, Ungkap Hubungannya dengan Pemimpin Baru Iran

Tag:  #baru #saja #perang #disebut #berakhir #iran #akui #tembakkan #rudal #kapal #perang

KOMENTAR