Iran Sepakat Gencatan Senjata dengan AS, Tegaskan Perang Belum Berakhir
Asap hitam membubung saat ribuan orang menghadiri aksi Hari Quds untuk mendukung Palestina, pada Jumat terakhir bulan suci Ramadhan, di Teheran pada 13 Maret 2026.(FARS/MOHAMMAD MAHDI DEHGHANI via AFP)
07:54
8 April 2026

Iran Sepakat Gencatan Senjata dengan AS, Tegaskan Perang Belum Berakhir

- Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan menyepakati gencatan senjata selama dua pekan dalam perang melawan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (8/4/2026), dewan tersebut menegaskan bahwa gencatan senjata bukan berarti perang berakhir. 

"Tangan kami tetap berada di pelatuk, dan jika kesalahan sekecil apa pun dilakukan oleh musuh, itu akan ditanggapi dengan kekuatan penuh," ujar Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Baca juga: BREAKING NEWS: Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang AS-Iran 2 Pekan

Diberitakan sebelumnya, Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran selama dua pekan.

Keputusan ini diambil setelah adanya diskusi intensif dengan kepemimpinan Pakistan yang bertindak sebagai mediator dalam konflik AS-Israel dengan Iran.

Sebelumnya, dia mengancam akan meratakan Iran apabila Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz.

Dia menetapkan tenggat Selasa (7/4/2026) pukul 20.00 zona waktu Eastern Time (ET) pesisir timur AS, alias pada Rabu (8/3/2026) pukul 3.30 waktu Teheran, atau Rabu pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). 

Baca juga: Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Media Teheran Sebut Trump Mundur Memalukan

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa (7/6/2026) waktu AS atau Rabu (8/4/2026) WIB, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut akan berlaku jika Iran setuju untuk membuka kembali lalu lintas di Selat Hormuz secara penuh.

"Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran untuk jangka waktu dua minggu," tulis Trump, sebagaimana dilansir BBC

Trump menegaskan bahwa langkah ini akan menjadi sebuah gencatan senjata dua sisi. Namun, dia memberikan syarat mutlak agar kesepakatan ini berjalan.

"Tunduk pada persetujuan Iran untuk melakukan pembukaan Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman," tegasnya.

Baca juga: Perang Masih Berlanjut, Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata 45 Hari

Dia mengungkapkan bahwa pihak Iran telah mengirimkan rencana sepuluh poin kepada AS dan Israel.

Meski detail rencana tersebut belum dibuka secara umum, Trump menilainya sebagai landasan yang realistis untuk proses negosiasi.

"Hampir semua dari berbagai poin pertentangan di masa lalu telah disepakati antara AS dan Iran, tetapi periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut diselesaikan dan disempurnakan," jelas Trump.

Dia juga menambahkan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi dirinya bisa membawa masalah jangka panjang ini menuju sebuah resolusi.

Baca juga: Gencatan Senjata Disebut Tak Cukup, Trump Tolak Proposal Damai 45 Hari

Respons media Iran

Warga Iran mengibarkan bendera negara dalam aksi mendukung angkatan bersenjata di Teheran, 25 Maret 2026.AFP Warga Iran mengibarkan bendera negara dalam aksi mendukung angkatan bersenjata di Teheran, 25 Maret 2026.

Media pemerintah Iran juga merespons pengumuman Trump mengenai gencatan senjata selama dua pekan dalam perang.

Salah satu media Iran menggunakan tajuk utama dengan judul: Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu, menerima syarat Iran untuk mengakhiri perang.

Media tersebut bahkan menyebut langkah Trump sebagai mundur yang memalukan dari retorika anti-Iran, sebagaimana dilansir BBC, Rabu (8/4/2026).

Sementara itu, Tasnim News Agency, media yang berafiliasi erat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga mengumumkan gencatan senjata Trump.

Tasnim melaporkan, gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati antara Iran dan musuh-musuhnya dengan beberapa syarat tertentu.

"Trump juga mengumumkan masalah ini dan mengatakan bahwa periode dua pekan ini akan memberikan ruang bagi kesepakatan untuk diselesaikan dan rampung," tulis Tasnim.

Baca juga: Iran Tolak Buka Selat Hormuz Hanya untuk Gencatan Senjata Sementara

Tag:  #iran #sepakat #gencatan #senjata #dengan #tegaskan #perang #belum #berakhir

KOMENTAR