Bahrain Klaim Diserang Iran Saat Gencatan Senjata Baru Dimulai
- Bahrain mengeklaim diserang Iran pada Rabu (8/4/2026), beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat-Iran.
Dilansir Anadolu, Rabu (8/4/2026), Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan, tim pertahanan sipil berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah fasilitas setelah serangan.
Baca juga: Situasi Memanas, Jembatan Arab Saudi-Bahrain Ditutup Imbas Serangan Drone
Sebelumnya, sirene peringatan telah diaktifkan dan mendesak warga untuk tetap tenang, mencari perlindungan di lokasi aman terdekat.
Menurut laporan AFP, Rabu (8/4/2026), Kementerian Dalam Negeri menyebut dua orang mengalami luka ringan menyusul serangan pesawat tak berawak Iran.
"Akibat agresi Iran, dua warga sipil mengalami luka ringan dan sejumlah rumah rusak di daerah Sitra akibat pecahan peluru yang jatuh dari pencegatan pesawat tak berawak Iran," kata kementerian itu di X.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Iran atas klaim Bahrain tersebut.
Baca juga: AS-Iran Akan Berunding di Pakistan, Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata
Sebelumnya, Iran juga melancarkan serangan terhadap infrastruktur penting di kawasan Teluk pada Minggu (5/4/2026).
Serangan Iran tersebut menyebabkan kerusakan di fasilitas sipil di Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait.
Dikutip dari SCMP, Minggu (5/4/2026), perusahaan minyak nasional Bahrain Bapco Energies mengatakan, sebuah tangki minyak di salah satu fasilitas penyimpanannya terbakar setelah serangan Iran.
Baca juga: Trump Yakin China Ada di Balik Iran untuk Gencatan Senjata dengan AS
Negara-negara Teluk belakangan ini menghadapi serangan drone dan rudal berulang kali dari Iran selama beberapa minggu terakhir.
Ini merupakan respons Teheran atas tuduhannya mengenai negara-negara Teluk tersebut mengizinkan pasukan Amerika Serikat untuk menyerang dari wilayah mereka.
Tag: #bahrain #klaim #diserang #iran #saat #gencatan #senjata #baru #dimulai