YouTube Blokir Video AI Bergaya Lego Pro-Iran, Teheran Meradang
- Iran mengecam pemblokiran YouTube terhadap sebuah kelompok pro-Iran yang merilis video kecerdasan buatan (AI) bergaya Lego.
Pemblokiran itu setelah mereka mengunggah sebuah video yang mengejek Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan menyatakan "Iran menang" pekan lalu.
Pekan lalu, Explosive Media mengatakan, YouTube menangguhkan akun mereka karena dianggap menayangkan konten kekerasan.
“Serius! Apakah animasi bergaya LEGO kami benar-benar mengandung kekerasan?” tanya Explosive Media dalam unggahannya pada Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Sosok di Balik Video AI Bergaya Lego Pro-Iran yang Beredar di Media Sosial
Kecaman Iran
Dikutip dari Al Jazeera, Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei menuding, larangan tersebut merupakan langkah untuk menekan kebenaran tentang perang AS-Israel di Iran.
“Di negara yang dengan bangga menjadi tuan rumah Pixar, DreamWorks Animation, dan The Walt Disney Company, sebuah saluran YouTube animasi independen yang telah berkembang secara organik dengan menggambarkan agresi dan provokasi perang AS, dan telah mengumpulkan jutaan penonton, tiba-tiba ditutup!! Mengapa?!” tulisnya di X pada Senin (13/4/2026).
“Semata-mata untuk menekan kebenaran tentang 'perang ilegal' mereka terhadap Iran dan melindungi narasi palsu pemerintahan AS dari suara-suara tandingan mana pun,” sambungnya.
Baca juga: AS dan Iran Disebut Akan Lanjutkan Negosiasi Akhir Pekan Ini
Explosive Media, sebuah kelompok kreator pro-Iran yang menyebut diri mereka independen, telah memproduksi serangkaian video semacam itu yang telah mengumpulkan jutaan penayangan selama perang di Iran.
“Cara untuk menghancurkan imperialisme telah ditunjukkan kepada dunia. Trump menyerah. IRAN MENANG,” demikian bunyi keterangan video mereka di X.
Video itu diunggah setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu diumumkan pada 7 April.
Klip lain di X menampilkan Trump memegang papan bertuliskan: “KEMENANGAN! Saya seorang pecundang.”
Baca juga: Perancis Desak Iran dan AS untuk Kembali Berunding, Minta Buka Selat Hormuz
Pesan utama video AI bertema Lego pro-Iran
Dikutip dari BBC, Minggu (12/4/2026), Explosive Media merupakan salah satu klien utama yang menghasilkan klip-klip video itu.
Meski sempat menyatakan berkerja secara independen, salah seorang perwakilannya yang disebut Mr Explosive mengakui bahwa Iran adalah klain mereka.
Menurutnya, pesan utama dalam video itu adalah Iran sedang melawan apa yang dianggapnya sebagai penindas global, AS.
Video-video Explosive Media sebenarnya pertama kali muncul pada awal 2025, tetapi popularitasnya telah meningkat pesat setelah perang AS-Iran.
Cuplikan bergaya Lego tersebut juga semakin detail, menunjukkan lokasi-lokasi spesifik di Teluk, termasuk pembangkit listrik, bandara, dan kawasan industri yang hancur total akibat rudal Iran.
Video-video tersebut sering kali diproduksi secara "real time" dan muncul dengan cepat setelah perkembangan besar dalam perang.
Tag: #youtube #blokir #video #bergaya #lego #iran #teheran #meradang