Lanjutkan Blokade Usai Perpanjang Gencatan Senjata, Trump: Iran Rugi Rp 8,5 T Per Hari
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.(AFP/POOL/ALEX BRANDON)
15:18
22 April 2026

Lanjutkan Blokade Usai Perpanjang Gencatan Senjata, Trump: Iran Rugi Rp 8,5 T Per Hari

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran terus dilanjutkan meski gencatan senjata diperpanjang.

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut militer AS tetap siaga dan siap di tengah-tengah gencatan senjata.

Adapun ia mengeklaim bahwa gencatan senjata AS-Iran merupakan permintaan dari Pakistan yang merupakan mediator kedua belah pihak.

“Mengingat bahwa Pemerintah Iran sedang mengalami perpecahan yang parah, hal yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, serta atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta untuk menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun usulan yang terpadu,” terang Trump, dikutip dari TheGuardian, Rabu (22/4/2026).

“Oleh karena itu, saya telah memerintahkan angkatan bersenjata kita untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siaga dan siap, serta akan memperpanjang gencatan senjata hingga usulan mereka diajukan dan pembicaraan selesai, bagaimanapun hasilnya,” sambungnya.

Baca juga: Trump Sebut Kuba Target Serangan AS Selanjutnya, 3 Negara Ini Kompak Serukan Lindungi Kedaulatan

Blokade AS untuk tekan Iran

Donald Trump dilaporkan sempat mengumpulkan tim inti keamanan nasionalnya di Gedung Putih pada Selasa (21/4/2026) sore.

Menurut dua sumber, hal itu untuk membahas langkah selanjutnya terkait Iran dan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Pertemuan itu dihadiri oleh JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine, Direktur CIA John Ratcliffe, serta Utusan Khusus Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner.

Sementara itu, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard tidak termasuk dalam daftar hadirin.

Pada akhirnya, Trump dan timnya memutuskan dalam rapat tersebut bahwa mereka akan terus menekan Iran dengan mempertahankan blokade.

Menurut mereka, blokade itu dapat mengurangi daya tawar Iran yang dianggap meningkat setelah mereka menutup Selat Hormuz.

Baca juga: Militer AS Gunakan AI untuk Serang Iran dan Venezuela, Bagaimana Data Kita? Ini Kata Pakar Keamanan Siber

Trump: Iran rugi Rp 8,5 triliun per hari

Donald Trump mengatakan bahwa Iran menderita kerugian 500 juta dollar AS (setara Rp 8,58 triliun) per hari akibat blokade tersebut.

Sebagai informasi, militer AS melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran.

Bila ditemukan kapal terkait Iran yang mencoba menerobos blokade, militer AS akan memintanya untuk berbalik arah kembali ke asal.

“Iran tidak ingin Selat Hormuz ditutup; mereka ingin selat itu tetap terbuka agar mereka bisa meraup 500 juta dolar AS per hari (yang berarti, itulah jumlah yang akan mereka rugi jika selat itu ditutup!),” tulis Trump di Truth Social, dilansir dari Euronews, Rabu (22/4/2026).

“Mereka hanya bilang ingin tempat itu ditutup karena aku sudah benar-benar memblokirnya (menutupanya!), jadi mereka cuma ingin ‘menjaga muka’,” sambungnya.

Baca juga: Militer AS Dilaporkan Pernah Gelar Misi Rahasia di Korut yang Tewaskan Warga Sipil

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Perdebatan soal kondisi mental Donald Trump memicu pertanyaan publik tentang demensia, termasuk gejala dan bagaimana cara memastikan diagnosisnya secara medis. Trump Umumkan Perang Iran Segera Berakhir dan Siap Lakukan Perundingan. Tolak Perpanjang Gencatan Senjata, Trump Beri Sinyal Perang dengan Iran Akan BerakhirAFP/NATHAN HOWARD Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Perdebatan soal kondisi mental Donald Trump memicu pertanyaan publik tentang demensia, termasuk gejala dan bagaimana cara memastikan diagnosisnya secara medis. Trump Umumkan Perang Iran Segera Berakhir dan Siap Lakukan Perundingan. Tolak Perpanjang Gencatan Senjata, Trump Beri Sinyal Perang dengan Iran Akan BerakhirTrump: kesepakatan tidak tercapai jika blokade dicabut

Trump menampik kemungkinan akan mencabut blokade militer AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Menurutnya, kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri permusuhan secara menyeluruh tidak akan pernah tercapai jika ia mencabut blokade.

“Empat hari yang lalu ada orang yang mendatangi saya dan berkata, ‘Pak, Iran ingin membuka Selat itu, segera’,” terang Trump.

“Tapi kalau kita melakukan itu, tidak akan pernah ada kesepakatan dengan Iran, kecuali kita menghancurkan seluruh negaranya, termasuk para pemimpinnya!” imbuhnya.

Baca juga: Netanyahu Telah Desak Sejumlah Presiden AS di Beberapa Periode untuk Serang Iran, Hanya Trump yang Setuju

Tag:  #lanjutkan #blokade #usai #perpanjang #gencatan #senjata #trump #iran #rugi #hari

KOMENTAR