Traveling Bareng Sahabat Makin Digemari Generasi Digital, Financial Planning Tetap Jadi Kunci
Ilustrasi liburan bersama sahabat.(freepik.com)
08:07
19 Mei 2026

Traveling Bareng Sahabat Makin Digemari Generasi Digital, Financial Planning Tetap Jadi Kunci

Bagi Irna (28), liburan tidak sekadar pergi ke tempat baru. Karyawan swasta yang tinggal di Jakarta itu menganggap traveling sebagai cara untuk “mengisi ulang energi” setelah rutinitas kerja yang padat.

Oleh karena itu, hampir setiap beberapa bulan sekali, ia menyempatkan diri pergi bersama teman-teman dekatnya (inner circle).

Terakhir, pada April 2026, Irna dan inner circle yang telah bersama dengan dirinya selama lebih dari lima tahun berangkat kamping ke Puncak Guha, Garut, Jawa Barat. Meski sederhana, momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya.

“Kalau liburan sama teman tuh rasanya lebih bebas berekspresi. Mau motoran jauh, tidur malam, hujan-hujanan juga santai aja. Kalau sama keluarga, biasanya lebih pilih tempat yang aman dan nyaman,” ujar Irna saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/5/2026).

Kebebasan dan spontanitas tersebut membuat perjalanan terasa lebih hidup. Tak jarang, mereka sengaja memilih destinasi yang tidak terlalu viral agar bisa menikmati suasana tanpa harus terjebak keramaian dan macet.

Baca juga: Itinerary Liburan ke Geopark Ciletuh, Tips Traveling Seru ke Situs Warisan Dunia UNESCO

Irna mengaku tidak pilih-pilih destinasi. Ia bisa menikmati kamping di alam terbuka, trekking ringan untuk mencari udara segar, atau sekadar duduk di kafe sambil mengobrol panjang bersama teman-temannya. Sesekali, mereka juga mengunjungi museum atau tempat bersejarah untuk mencari pengalaman baru.

“Pas sudah sampai tempat liburan itu rasanya kepala lebih ringan. Jadi, lebih bisa menerima hal-hal yang sebelumnya bikin pusing,” cerita Irna.

Fenomena yang dialami Irna kini semakin umum di kalangan generasi digital. Traveling bersama inner circle bukan lagi sekadar aktivitas musiman, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kehadiran media sosial juga membuat pengalaman tersebut terasa semakin personal sekaligus kolektif.

Cara lepas penat dari rutinitas

Tren traveling bersama teman dekat ternyata juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental.

Penelitian berjudul “Rethinking Travel Companionship: An Alternative Conceptual Model and Future Research Agenda” yang dipublikasikan dalam Journal of Hospitality and Tourism Research pada 2024 menyebutkan bahwa bepergian bersama orang-orang yang memiliki hubungan dekat dapat membantu mengurangi tekanan sosial dan rasa canggung selama perjalanan.

Kesamaan minat, selera humor, serta chemistry dalam satu circle membuat pengalaman traveling terasa lebih nyaman dan autentik.

Irna dan inner circle-nya saat berlibur ke Puncak Guha, Garut, Jawa Barat.Pribadi Irna dan inner circle-nya saat berlibur ke Puncak Guha, Garut, Jawa Barat.

Dengan bepergian bersama inner circle, seseorang tidak perlu berpura-pura atau menjaga image secara berlebihan karena semua orang sudah saling memahami karakter masing-masing.

Baca juga: Bye Koper Berat! Loker Koin di Jepang Penyelamat Budget dan Waktu Saat Traveling

Kenyamanan tersebut kemudian membuat banyak momen kecil selama perjalanan terasa lebih berkesan. Mulai dari obrolan spontan di perjalanan, saling mengambil foto candid, hingga pengalaman mencoba tempat baru bersama sering kali menjadi kenangan yang ingin terus diingat.

Di era digital, kenangan tersebut tidak hanya disimpan di galeri ponsel, tetapi juga dibagikan lewat media sosial. Foto perjalanan, video singkat, atau rekomendasi tempat favorit pun menjadi bentuk ekspresi diri serta cara mengabadikan momen kebersamaan bersama inner circle.

Tak sedikit pula generasi digital menjadikan media sosial sebagai tempat mencari inspirasi destinasi, berbagi pengalaman perjalanan, atau merencanakan liburan bersama teman-temannya.

Melihat kebiasaan tersebut, blu by BCA Digital menghadirkan kampanye #bluGetherkeSingapura yang mengajak generasi digital membagikan momen kebersamaan mereka melalui konten kreatif.

Melalui pendekatan user generated content (UGC), generasi digital diajak membagikan cerita dan wishlist liburan mereka bersama teman-teman terdekat. Kampanye yang berlangsung pada 19 Maret hingga 19 Juni 2026 itu menawarkan hadiah utama berupa dua set tiket pergi pulang Jakarta–Singapura.

Rencanakan traveling bareng tanpa lupa atur keuangan

Di balik keseruan traveling bersama inner circle, ada satu hal yang sering menjadi tantangan, yaitu urusan finansial. Tidak sedikit rencana liburan akhirnya hanya berhenti di grup chat karena sulit menyamakan kesiapan bujet antaranggota circle.

Baca juga: 6 Wisata Alam dan Taman Hiburan di Singapura dengan Pemandangan Hijau

Irna pun berulang kali merasakan pengalaman serupa.

“Awalnya semangat membuat itinerary, saling mengirim video TikTok tempat wisata, bahkan menentukan outfit liburan. Namun, ketika mulai membahas tabungan perjalanan, rencana sering kali tertunda,” ujarnya sambil tertawa.

Oleh karena itu, financial planning menjadi bagian penting agar traveling tetap terasa menyenangkan tanpa menimbulkan beban setelah perjalanan selesai. Menentukan tujuan bersama, menghitung estimasi biaya, hingga menyisihkan dana secara rutin bisa membantu rencana liburan terasa lebih realistis.

Irna sendiri mengaku rutin menyisihkan sekitar 10 hingga 20 persen gajinya setiap bulan untuk dana liburan. Cara itu membuatnya tetap bisa menikmati perjalanan tanpa harus mengganggu kebutuhan lain.

“Aku memang suka jalan-jalan. Jadi, dari awal bujet (traveling) sudah dipisahin. Lalu, pas ada rencana pergi, (alokasi pengeluaran jadi) enggak terlalu berat,” ujarnya.

Baca juga: Naik Kereta Jakarta-Purwakarta Cuma Rp 8.000, Ide Wisata Hemat Bujet

Bagi banyak generasi digital, seperti Irna, konsep menabung untuk liburan kini juga mulai berubah. Jika dulu dilakukan sendiri-sendiri, sekarang semakin banyak generasi digital memilih menabung bersama teman agar lebih konsisten dan terasa lebih menyenangkan.

Konsep menabung bersama untuk mewujudkan rencana traveling itu juga diangkat dalam kampanye #bluGetherkeSingapura dari blu by BCA Digital.

blu by BCA Digital menghadirkan kampanye #bluGetherkeSingapura yang mengajak generasi digital membagikan momen kebersamaan mereka melalui konten kreatif.blu by BCA Digital blu by BCA Digital menghadirkan kampanye #bluGetherkeSingapura yang mengajak generasi digital membagikan momen kebersamaan mereka melalui konten kreatif.

Lewat fitur bluGether, pengguna dapat menabung bersama untuk tujuan tertentu, termasuk rencana traveling bersama teman. Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan aktivitas berbagi cerita perjalanan melalui media sosial sebagai bagian dari kampanye #bluGetherkeSingapura.

Pendekatan tersebut membuat aktivitas menabung terasa lebih seru karena tidak hanya berorientasi pada target finansial, tetapi juga menjadi bagian dari rencana liburan bersama teman-teman dekat.

Baca juga: Taman Bumi Natuna Masuk Kandidat UNESCO Global Geopark, Ini Keunggulannya

Di sisi lain, kampanye tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan kini semakin dekat dengan gaya hidup generasi digital. Menabung tidak lagi identik dengan aktivitas yang kaku atau membosankan, tetapi bisa menjadi bagian dari perjalanan mewujudkan pengalaman yang diinginkan bersama teman-teman terdekat.

Bagi Irna, konsep seperti itu terasa relevan dengan kebiasaan generasinya saat ini.

“Kalau nabung buat tujuan yang memang pengin dicapai bareng-bareng jadi lebih semangat karena semua orang sama-sama nunggu momen berangkatnya. Apalagi, kebetulan aku juga sedang merencanakan girls trip ke Singapura bareng teman-teman,” ujarnya.

Pada akhirnya, traveling bersama inner circle menawarkan pengalaman yang sulit tergantikan. Ada rasa nyaman karena pergi bersama orang-orang yang memahami satu sama lain, ada ruang untuk menjadi diri sendiri, serta kesempatan untuk beristirahat sejenak dari tekanan keseharian.

Bagi banyak generasi digital, traveling bukan hanya soal pergi ke tempat baru, melainkan tentang menciptakan ruang untuk beristirahat sejenak, tertawa bersama orang-orang terdekat, dan pulang dengan perasaan yang lebih ringan.

Agar momen seperti itu bisa terwujud dengan nyaman, perencanaan finansial tetap menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Tag:  #traveling #bareng #sahabat #makin #digemari #generasi #digital #financial #planning #tetap #jadi #kunci

KOMENTAR