Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland
Gedung Putih kini memburu benang merah di balik serangkaian peristiwa hilangnya sejumlah pakar sains ternama Amerika Serikat.
Pemerintah secara resmi telah memerintahkan otoritas federal untuk memverifikasi apakah ada pola terorganisir dalam kasus-kasus tersebut.
Langkah luar biasa ini diambil setelah munculnya spekulasi masif mengenai ancaman terhadap aset intelektual paling berharga di negara ini.
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie/am.Presiden Donald Trump sendiri mengonfirmasi bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan terhadap beberapa tokoh sains yang sangat berpengaruh.
Fokus utama investigasi ini adalah menentukan apakah kejadian tersebut murni insiden acak atau merupakan serangan sistematis.
"Saya berharap itu acak," kata Presiden Donald Trump ketika ditanya oleh seorang reporter mengenai klaim tersebut.
Presiden AS Joe Biden (kanan) saat bertemu dengan Presiden terpilih AS Donald Trump (kiri) di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (13/11/2024). [SAUL LOEB / AFP]"Hal yang cukup serius... Mudah-mudahan, saya tidak tahu, kebetulan, atau apa pun sebutannya. Tapi beberapa dari mereka adalah orang-orang yang sangat penting, dan kami akan memeriksanya dalam waktu dekat."
Trump memberikan pernyataan tersebut sesaat setelah merampungkan pertemuan khusus yang membahas isu krusial ini.
Karoline Leavitt selaku Sekretaris Pers Gedung Putih menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mengusut tuntas setiap laporan.
Instruksi tegas telah diberikan kepada FBI dan lembaga terkait untuk tidak membiarkan satu pun petunjuk terlewatkan.
"Tidak ada batu yang tidak akan dibalik," tegas Karoline Leavitt pada 17 April terkait upaya pencarian fakta tersebut.
Penelitian independen menunjukkan setidaknya ada sepuluh insiden kematian atau orang hilang yang memiliki kaitan dengan komunitas ilmiah.
Kaitan antar korban ditemukan sangat bervariasi, namun semuanya memiliki akses pada riset-riset strategis nasional.
Salah satu fokus yang paling mencolok melibatkan sosok William "Neil" McCasland, seorang pensiunan jenderal Angkatan Udara.
McCasland yang berusia 68 tahun terakhir kali terlihat di kediamannya di Albuquerque sebelum menghilang tanpa jejak.
Otoritas sempat mengeluarkan status "Silver Alert" karena adanya riwayat kesehatan medis tertentu pada sang mantan jenderal.
Meskipun pernah mengalami kondisi "kabut mental", penyelidik menyatakan McCasland tidak sedang mengalami gangguan kognitif saat hilang.
Petugas menemukan fakta bahwa sebuah senjata revolver milik korban juga ikut lenyap dari kediamannya secara misterius.
Tokoh militer ini tercatat pernah memimpin laboratorium riset pangkalan udara yang mengelola program sains dan teknologi sensitif.
Pangkalan tersebut dikenal dalam sejarah karena pernah menangani proyek penelitian terkait penampakan benda terbang tidak dikenal (UFO).
Isu ini mencuat ke permukaan setelah munculnya laporan tidak konsisten dari berbagai media tabloid yang memicu kekhawatiran publik di internet.
Investigasi kini meluas ke Departemen Energi (DOE) dan Administrasi Keamanan Nuklir Nasional yang mengawasi fasilitas tempat para ilmuwan tersebut bekerja.
Kasus McCasland menjadi sorotan utama karena posisi strategisnya di masa lalu sebagai komandan laboratorium riset yang memegang data-data rahasia pertahanan Amerika Serikat.
Tag: #gedung #putih #mencari #benang #merah #balik #kematian #jenderal #ilmuwan #nuklir #william #mccasland