Kapal Pesiar Terdampak Hantavirus Bergerak ke Spanyol, Penumpang Akan Dikarantina
Sebuah kapal pesiar mewah MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus dan sempat terombang-ambing sejak Minggu di lepas pantai Tanjung Verde berangkat menuju Spanyol pada Rabu (6/5/2026).
Keberangkatan ini terjadi setelah tiga orang dievakuasi, dua di antaranya dalam kondisi serius.
Kapal yang membawa hampir 150 orang itu diperkirakan akan berlabuh di Tenerife, Kepulauan Canary, dalam waktu tiga hari.
Baca juga: Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Bertambah Jadi 2, 3 Penumpang Tewas
Menteri Kesehatan Spanyol menyebut para penumpang yang masih berada di kapal tidak menunjukkan gejala penyakit.
Setibanya di Tenerife, seluruh penumpang non-warga negara Spanyol akan dipulangkan ke negara asal masing-masing jika tetap dalam kondisi sehat, kata Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia dalam konferensi pers di Madrid. Sementara itu, penumpang asal Spanyol akan menjalani karantina ketat.
Evakuasi penumpang terjangkit hantavirus
Menurut laporan Reuters, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa tiga orang yang dievakuasi pada Rabu sedang dalam perjalanan menuju Belanda untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit khusus di Eropa.
Mereka terdiri dari seorang warga Belanda, seorang Jerman, dan seorang warga Inggris.
Operator kapal Oceanwide Expeditions menyebut dua dari tiga orang yang dievakuasi mengalami gejala akut.
Sementara itu, satu orang lainnya merupakan kontak dekat dari penumpang Jerman yang meninggal di kapal pada 2 Mei dan diduga kemungkinan telah terinfeksi.
Sejauh ini, tiga orang telah meninggal dalam wabah tersebut, yaitu pasangan asal Belanda dan seorang warga Jerman.
Penanganan WHO
Ilustrasi virus. Tragedi kapal pesiar mengungkap betapa bahayanya virus hanta yang memiliki masa inkubasi lama dan gejala yang sering mengecoh hingga berakibat fatal.
WHO mencatat total delapan orang diduga terinfeksi hantavirus, termasuk seorang warga Swiss yang telah kembali ke negaranya dan dirawat di Zurich. Dari jumlah tersebut, tiga kasus telah dikonfirmasi melalui uji laboratorium.
Otoritas kesehatan Afrika Selatan mengonfirmasi bahwa strain virus yang ditemukan adalah jenis Andean, yang dalam kasus sangat jarang dapat menular antar manusia melalui kontak sangat dekat.
“Ini adalah satu-satunya (strain hantavirus) yang diketahui dapat menyebabkan penularan antarmanusia, tetapi penularan seperti ini sangat jarang dan hanya terjadi karena kontak yang sangat dekat,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Afrika Selatan.
WHO menegaskan bahwa risiko bagi masyarakat luas tetap rendah karena hantavirus umumnya ditularkan melalui hewan pengerat, bukan manusia.
Baca juga: Hantavirus Tidak Menular, Ini Kata Pakar...
“Ketika kami mengatakan kontak dekat (untuk penularan antarmanusia), yang kami maksud adalah kontak fisik yang sangat dekat, seperti berbagi tempat tidur atau kabin, atau memberikan perawatan medis. Ini sangat, sangat berbeda dengan COVID dan juga berbeda dengan influenza,” kata Maria Van Kerkhove, Direktur WHO untuk Manajemen Epidemi dan Pandemi.
Karantina di Spanyol dan rencana pemulangan
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia menyatakan bahwa 14 penumpang asal Spanyol akan menjalani karantina di rumah sakit militer di Madrid.
Lama karantina akan ditentukan berdasarkan kemungkinan waktu mereka terpapar virus, mengingat masa inkubasi hantavirus bisa mencapai 45 hari.
Sementara itu, WHO juga melacak penumpang yang telah turun dari kapal di St Helena sebelum kapal melanjutkan perjalanan ke Tanjung Verde.
Otoritas kesehatan di berbagai negara telah mengidentifikasi sejumlah kontak erat untuk pemantauan lebih lanjut.
Kondisi di dalam kapal
Di tengah situasi tersebut, kondisi di dalam kapal disebut masih relatif stabil. Penumpang Kasem Hato mengatakan, awak kapal terus memberikan pembaruan dan penumpang diminta menjaga jarak serta rutin menggunakan hand sanitizer.
“Orang-orang menanggapi situasi ini dengan serius tetapi tanpa kepanikan, mencoba menjaga jarak dan memakai masker demi keselamatan,” ujarnya.
“Sehari-hari kami hampir normal, hanya menunggu pihak berwenang menemukan solusi. Namun moral di kapal tetap tinggi dan kami tetap sibuk membaca, menonton film, minum minuman hangat, dan hal-hal seperti itu,” tambahnya.
Baca juga: Dugaan Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal
Tag: #kapal #pesiar #terdampak #hantavirus #bergerak #spanyol #penumpang #akan #dikarantina