China Larang Fans Rayakan Ulang Tahun Atlet Secara Berlebihan, Sebut Mubazir
– China mengeluarkan peringatan keras kepada para fans untuk tidak lagi menggelar perayaan ulang tahun besar-besaran bagi atlet nasional.
Otoritas China menilai, kegiatan tersebut mubazir dan mengganggu konsentrasi atlet.
Langkah ini menyusul tren di beberapa negara Asia, termasuk Korea Selatan dan Jepang, di mana para penggemar sering mengorganisasi acara besar untuk memperingati hari lahir idola mereka.
Baca juga: Jelang Bertemu Xi Jinping, Trump Disebut Akan Tekan China soal Iran
Dilansir AFP, Senin (11/5/2026), seorang manajer di Administrasi Umum Olahraga China meminta para penggemar untuk lebih rasional dalam memberikan dukungan.
"Kegiatan semacam itu tidak hanya menghabiskan sebagian besar sumber daya publik, tetapi juga dapat dengan mudah mengganggu persiapan atlet untuk kompetisi," ujar pejabat yang tidak disebutkan namanya itu melalui penyiar negara CCTV.
Selain masalah efisiensi, otoritas juga menyoroti aspek hukum terkait penggunaan citra atlet tanpa izin oleh penyelenggara acara.
Hal tersebut dinilai dapat melanggar hak-hak pribadi sang atlet.
Baca juga: Warga China Berebut Nikah 20 Mei, Kuota di Berbagai Daerah Habis
Alih-alih menggelar pesta mewah, para penggemar diminta untuk memberikan dukungan langsung saat atlet bertanding di lapangan.
Kebijakan ini mencuat setelah perayaan ulang tahun ke-25 juara dunia tenis meja, Sun Yingsha, menjadi sorotan pada November 2025.
Saat itu, para penggemar membanjiri berbagai sudut kota dengan pesan di papan iklan digital raksasa, pertunjukan drone, hingga pertemuan massal di pusat-pusat perbelanjaan di seluruh negeri.
Baca juga: Iran Putar Otak Hadapi Blokade AS, Jalur Kereta China Jadi Penyelamat
Namun, perayaan yang berlebihan ini kini dianggap telah melewati batas.
Media pemerintah China menyebut perilaku penggemar yang terlalu terobsesi dengan kehidupan pribadi atlet hingga melakukan perundungan siber atau cyberbullying sebagai bentuk toxic fandom.
Pemerintah China pun menegaskan komitmennya untuk menindak tegas fenomena tersebut demi menjaga lingkungan olahraga yang lebih sehat.
Baca juga: Dilema Eropa: Bergantung PLTS China tapi Waspadai Ancaman Siber
Tag: #china #larang #fans #rayakan #ulang #tahun #atlet #secara #berlebihan #sebut #mubazir