Diplomasi Energi Sukses, Australia Borong 600.000 Barrel Avtur China
Ilustrasi pesawat, penerbangan.(PIXABAY/TOBIAS REHBEIN)
13:24
19 Mei 2026

Diplomasi Energi Sukses, Australia Borong 600.000 Barrel Avtur China

– Pemerintah Australia berhasil mengamankan tiga pengiriman bahan bakar pesawat atau avtur dari China dengan total 600.000 barrel. 

Langkah ini dilakukan untuk melipatgandakan pasokan bahan bakar nasional di tengah impitan krisis energi global.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan pengumuman tersebut pada Selasa (19/5/2026). 

Baca juga: Nepal Terhimpit Krisis Energi, Harga Avtur Meroket di Tengah Perang Timur Tengah

Pengamanan pasokan avtur ini dini menjadi angin segar bagi industri penerbangan domestik yang mulai tertekan akibat kenaikan harga bahan bakar global.

Krisis pasokan ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz yang menyebabkan harga bahan bakar dunia melonjak tajam. 

Dampaknya, banyak negara di kawasan Asia-Pasifik kini harus menghadapi ancaman krisis energi yang serius, sebagaimana dilansir AFP.

Bagi Australia, lonjakan harga ini menjadi ancaman nyata. Sebagai negara benua, Australia sangat bergantung pada jalur udara untuk menyokong sektor pariwisata serta ekspor kargo. 

Kenaikan harga avtur yang melambung tinggi pun sempat memukul telak sektor-sektor tersebut.

Baca juga: Efek Perang Iran Sampai Selandia Baru, Air New Zealand Menyerah Harga Avtur Melambung

Hasil diplomasi energi

Pasokan avtur dari China ini dijadwalkan tiba di Australia pada Juni mendatang. 

Kesepakatan ini berhasil dicapai setelah adanya pembicaraan intensif mengenai ketahanan energi antara Albanese dan Perdana Menteri China Li Qiang bulan lalu.

Hubungan dagang kedua negara di sektor ini memang terbilang kuat. Tahun lalu, China memasok sepertiga dari total kebutuhan bahan bakar penerbangan Australia.

Sebaliknya, China juga merupakan importir utama untuk komoditas bijih besi, batu bara, dan gas alam cair (LNG) asal "Negeri Kanguru".

Baca juga: Kuba Kehabisan Avtur, Pesawat Tak Bisa Isi Bahan Bakar di Bandara

Para pejabat pemerintah mengungkapkan, Canberra telah meyakinkan Beijing bahwa pasokan avtur ini sangat krusial. 

Sebab, avtur tersebut berperan besar dalam mendukung operasional sektor sumber daya alam Australia, yang juga diekspor untuk memenuhi kebutuhan industri di China.

Untuk memperkuat hubungan dagang ini, Menteri Perdagangan Australia Don Farrell dijadwalkan bertemu dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao di Suzhou pekan ini. 

Pertemuan tersebut akan berlangsung di sela-sela agenda pertemuan menteri perdagangan APEC.

Baca juga: Di Balik Serangan Bomber B-2 AS ke Iran: Terbang 37 Jam, Isi Avtur di Udara

Sebagai catatan, nilai perdagangan antara Australia dan China mencapai angka fantastis sebesar 326 miliar dollar Australia (Rp 4.127 triliun) tahun lalu, yang didominasi oleh ekspor komoditas Australia.

Sebelum bertolak ke China, Farrell dijadwalkan tiba di Tokyo, Jepang, pada Selasa untuk membahas isu ketahanan energi dan perdagangan. 

Jepang sendiri merupakan pembeli besar lainnya untuk komoditas LNG dan batu bara dari Australia.

Di sisi lain, sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman kelangkaan di dalam negeri, Pemerintah Australia pada bulan ini telah memutuskan untuk menahan setara 20 persen ekspor gas mereka demi mengamankan pasokan pasar domestik.

Baca juga: Media Iran Sebut AS Cabut Sanksi Minyak Selama Periode Negosiasi

Tag:  #diplomasi #energi #sukses #australia #borong #600000 #barrel #avtur #china

KOMENTAR