Dudung: Anak Indonesia Harus Mampu Bersaing di Dunia Internasional
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman saat menghadiri acara Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI, Jakarta, Senin (18/5/2026)(Kantor KSP)
15:02
19 Mei 2026

Dudung: Anak Indonesia Harus Mampu Bersaing di Dunia Internasional

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto menginginkan anak-anak Indonesia dapat bersaing di dunia internasional.

Adapun pemerintah memiliki program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda demi memberikan akses pendidikan terbaik bagi anak bangsa.

"Luar biasa program Prioritas unggulan Bapak Presiden ini. Dan ke depan Bapak Presiden ingin anak-anak Indonesia ini tampil dan bersaing di dunia internasional. Artinya mampu dan tidak kalah," kata Dudung dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Jamin Nilai Pengadilan Militer, Menhan: Tanya ke TNI, Berapa Jenderal yang Dipenjarakan

Dudung menegaskan pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di berbagai daerah dalam kurun waktu 5 tahun atau kurang lebih 100 sekolah setiap tahunnya.

Selain itu, pemerintah juga membangun Sekolah Garuda yang akan mempersiapkan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Dudung pun meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II, di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (18/5/2026), untuk memastikan program prioritas Presiden berjalan lancar dan tepat waktu.

"Ini sebagai bukti nyata keseriusan Presiden, tentunya saya dari KSP ini adalah melaksanakan pengawasan dan pengendalian secara langsung program prioritas unggulan Bapak Presiden. Salah satunya adalah sekolah rakyat," tegas Dudung.

Baca juga: KSP Dudung Klaim Tak Ada Intimidasi-Ancaman ke Pengkritik Pemerintah

Di momen peninjauan itu, ia memberikan apresiasi tinggi atas upaya percepatan pembangunan yang menunjukkan hasil luar biasa.

Dudung juga memuji kualitas infrastruktur tersebut.

"Selain itu juga saya lihat struktur bangunan terbangun sangat baik ya. Karena memang yang membangun ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum melalui penyedia jasa,” ucap Kastaf.

KSP memastikan koordinasi lintas sektor berjalan lancar dan menargetkan Sekolah Rakyat itu rampung seratus persen pada 20 Juni 2026 agar dapat segera beroperasi.

"Ini kan ngejar target di awal Juli itu kan sudah tahun ajaran baru. Ya, mudah-mudahan lah segera tuntas," imbuh dia.

Menurutnya, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi ini dirancang secara khusus untuk melayani anak-anak dari keluarga rentan yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan 2.

Baca juga: Dudung Minta BGN Waspadai Yayasan yang Cuma Mau Ambil Keuntungan dari MBG

Fasilitas ini disiapkan untuk menampung 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar di jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dudung pun memastikan kebutuhan siswa akan dijamin secara menyeluruh oleh pemerintah tanpa dipungut biaya.

"Kemudian sarana dan prasarananya juga lengkap, baik sarana olahraga, kemudian sarana bermain. Dan ini sekolah ini nanti gratis, kemudian baik pakaian maupun sepatu, makan termasuk snack ya," kata Dudung.

Tag:  #dudung #anak #indonesia #harus #mampu #bersaing #dunia #internasional

KOMENTAR