Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS, Jet F-35 Ikut Jadi Sasaran
Pesawat tanpa awak MQ-9 Reaper milik AS.(Wikimedia Commons)
15:42
26 Mei 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS, Jet F-35 Ikut Jadi Sasaran

- Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak (drone) yang diklaim milik Amerika Serikat. 

Selain itu, mereka juga mengeklaim menembak pesawat lain yang memasuki wilayah udara Iran.

"Pesawat militer AS memasuki wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia dan unit pertahanan udara Korps Garda Revolusi Islam mengidentifikasi dan menembak jatuh sebuah drone MQ-9," kata IRGC dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Selasa (26/5/2026). 

"Pasukan Garda Revolusi juga menembaki sebuah drone RQ-4 dan sebuah jet tempur F-35 yang memasuki wilayah udara," lanjut pernyataan itu.

Namun, IRGC tak menyebutkan kapan insiden tersebut terjadi.

Baca juga: Trump Desak Iran Akur dengan Israel, Mojtaba Khamenei Balas Ancaman Keras

AS serang Iran lagi

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah AS mengeklaim telah melancarkan serangan militer ke lokasi peluncuran roket dan kapal Iran yang disebut sedang mencoba untuk menebar ranjau di Selat Hormuz.

Washington menyatakan, serangan itu merupakan tindakan defensif di tengah berlangsungnya gencatan senjata dan pembicaraan damai antara kedua negara. 

Komando Pusat Militer AS (Centcom) menuturkan, operasi tersebut dilakukan untuk melindungi pasukan Amerika dari ancaman militer Iran.

“Komando Pusat AS terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung,” kata Juru Bicara Centcom, Kapten Tim Hawkins, dikutip dari The Wall Street Journal, Selasa.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB melaporkan beberapa ledakan keras terdengar di sekitar Bandar Abbas sekitar tengah malam waktu setempat.

Baca juga: Qatar Bantah Tawar Iran Rp 200 T untuk Damai dengan AS, Sebut Ada Upaya Sabotase

Nasib negosiasi AS-Iran

Meski demikian, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio menuturkan, kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang kemungkinan akan berlangsung dalam beberapa hari.

“Ada beberapa pembicaraan yang berlangsung di Qatar hari ini, jadi kita akan lihat apakah kita bisa membuat kemajuan," ujarnya.

"Saya pikir ada banyak pembicaraan bolak-balik tentang bahasa spesifik dalam dokumen awal, jadi akan memakan waktu beberapa hari,” tambahnya.

Menurutnya, Trump telah menyatakan keinginannya untuk membuat kesepakatan yang baik atau tidak ada kesepakatan sama sekali.

Ia turut menegaskan bahwa Selat Hormuz akan dibuka dengan cara apa pun.

“Mereka akan tetap buka, jadi mereka harus buka. Apa yang terjadi di sana melanggar hukum, ilegal, tidak berkelanjutan bagi dunia, dan tidak dapat diterima," tegas dia.

Tag:  #iran #klaim #tembak #jatuh #drone #ikut #jadi #sasaran

KOMENTAR