Satu Korban Berhasil Keluar dari Gua di Laos, 6 Warga Masih Terjebak
- Satu dari tujuh pria yang terjebak di dalam gua yang tergenang air banjir di Laos selama lebih dari seminggu, berhasil keluar pada Jumat (29/5/2026).
Empat pria masih berada di dalam sebuah ruangan sekitar 300 meter dari pintu masuk gua, tempat mereka ditemukan berjongkok dan berkerumun bersama di atas tepian berbatu oleh tim penyelamat pada Rabu (27/5/2026). Sementara, dua pria lainnya masih belum ditemukan.
“Yang pertama sudah keluar. Selamat dan sehat!” tulis Manat Artmongkron, teknisi penyelamat dari Yayasan Saithan Saphanboon, sebuah kelompok penyelamat Thailand, dalam sebuah unggahan Facebook, dikutip dari The Guardian, Sabtu (30/5/2026).
Video yang diunggah di media sosial menunjukkan seorang pria yang berlumuran lumpur merangkak keluar dari gua menuju tempat aman. Ia disambut dengan sorak sorai dan dibungkus dengan selimut darurat.
Baca juga: Setelah Sepekan Terjebak di Gua Banjir, 5 dari 7 Warga Laos Ditemukan Hidup
Tantangan proses evakuasi
Tim penyelam internasional telah berjuang selama berhari-hari untuk menyelamatkan para korban.
Untuk mencapai mereka, para penyelam terampil harus merangkak dan berputar melalui lorong-lorong yang sangat sempit, bergerak melalui air berlumpur dengan jarak pandang yang buruk.
Mereka berpacu dengan waktu untuk memompa air keluar dari gua, karena khawatir hujan akan segera turun lagi dan semakin membanjiri terowongan.
Josh Richards, seorang penyelam gua asal Australia yang bergabung dengan tim pada Jumat mengatakan, tim penyelamat berencana untuk mencoba mengeluarkan empat pria lainnya besok.
Baca juga: 7 Warga Terjebak di Gua Banjir Hampir Sepakan, Evakuasi Berpacu dengan Waktu
Menurutnya, kondisi yang dihadapi tim sangat sulit, termasuk dinding tanah liat dan lumpur tidak stabil yang memengaruhi air.
"Pada dasarnya, Anda menyelam di dalam kopi. Anda tidak akan bisa melihat apa pun melaluinya," ujarnya.
Karena sebagian terowongan antara para korban dan permukaan tergenang air sepenuhnya, tim di lapangan berusaha memompa air sebanyak mungkin dengan pendekatan dua arah.
Jika tidak dapat memompa air keluar, mereka akan menggunakan peralatan selam untuk menyelamatkan para korban.
Penyelam tambahan dari Australia, Jepang, Perancis, Indonesia, dan Thailand juga telah tiba, sementara seorang penyelam gua dari Malaysia bergabung dalam upaya tersebut pada Kamis.
Kepala operasi Metta Tham Rescue, Kengkard Bongkawong menjelaskan, empat orang lainnya masih menunggu penilaian.
Baca juga: Singapura Impor Listrik dari Laos, PLN Malaysia Jadi Penyalur Energi
Berpacu dengan waktu
Sebelumnya, ia memperingatkan bahwa pencarian dua pria yang hilang akan sangat menantang, karena tim harus menyelam melalui terowongan sempit sepanjang 25 meter.
"Menyelam di lorong sempit yang tidak memiliki ruang untuk berbalik arah, ini sangat berbahaya sehingga kita perlu mengevaluasi langkah-langkah keselamatan, prinsip, rute, dan keahlian di area gua,” katanya kepada media lokal.
Alat berat digunakan untuk membersihkan jalur menuju lokasi gua agar peralatan dapat diangkut dengan lebih mudah.
Gua tersebut terletak di daerah terpencil di Provinsi Xaisomboun, Laos tengah. Untuk mencapainya, perlu pendakian sejauh 5 kilometer melewati medan pegunungan.
Kelompok yang terdiri dari tujuh pria itu telah terjebak di dalam gua sejak Rabu (20/5/2026) pekan lalu.
Mereka dilaporkan masuk untuk mencari bijih emas dan berburu. Hujan deras membanjiri gua, membawa masuk pasir dan kerikil sehingga menghalangi jalan keluar.
Tag: #satu #korban #berhasil #keluar #dari #laos #warga #masih #terjebak