Bangkit dari Kegagalan, Roket Andalan Jepang H3 Sukses Meluncur ke Luar Angkasa
– Roket andalan Jepang, H3, berhasil lepas landas dengan sukses pada Jumat (12/6/2026) waktu setempat.
Keberhasilan ini menjadi momen krusial bagi badan antariksa Jepang setelah misi sebelumnya yang bertujuan menempatkan satelit geolokasi ke orbit berakhir dengan kegagalan.
Melalui siaran langsung, roket generasi terbaru ini memantapkan posisinya dalam persaingan teknologi antariksa global setelah sempat membukukan catatan peluncuran yang fluktuatif.
Baca juga: Roket Blue Origin Meledak Saat Uji Mesin, Program ke Bulan Terhambat
Roket H3 meluncur tepat pada pukul 09.53 waktu setempat dari Tanegashima Space Center yang terletak di Jepang selatan.
Roket tersebut terbang dengan membawa enam satelit kecil, sebagaimana dilansir AFP.
Sekitar enam menit setelah lepas landas, Badan Penjelajah Antariksa Jepang (JAXA) memberikan pembaruan resmi mengenai kondisi roket yang terpantau stabil dan sesuai rencana.
"Pembakaran tahap kedua, kontrol aksi, dan lintasan semuanya normal," ungkap pihak JAXA dalam siaran langsung di kanal YouTube resminya.
Baca juga: Takut Informasi Bocor ke Iran, Israel Blokir Akses Sistem Pelacakan Roket
Kebangkitan
Peluncuran kali ini memikul beban berat dan tekanan besar bagi JAXA untuk meningkatkan persentase keberhasilan mereka.
Pasalnya, H3 diproyeksikan sebagai ujung tombak untuk mendongkrak daya saing internasional industri roket Jepang.
Sebelum peluncuran terbaru ini, H3 tercatat telah mengantongi lima peluncuran yang sukses.
Namun, proyek ini juga sempat dibayangi oleh dua kali kegagalan, termasuk insiden terakhir pada Desember 2025 ketika mesin tahap kedua berhenti beroperasi sebelum waktunya.
Manajer Proyek H3 Makoto Arita menegaskan betapa pentingnya peluncuran terbaru ini bagi keberlanjutan proyek antariksa Jepang.
Baca juga: Tembakkan 200 Roket dan 20 Drone, Hizbullah Gempur Israel Besar-besaran
Sebelum roket meluncur, dia menyatakan bahwa upaya ini sangat krusial bagi kebangkitan mereka setelah kegagalan sebelumnya.
Roket H3 sendiri dirancang dengan keunggulan fleksibilitas tinggi, keandalan tinggi, dan performa biaya tinggi.
Pada misi kali ini, dari enam satelit kecil yang berhasil diangkut, dua di antaranya merupakan proyek dari institusi pendidikan tinggi di Jepang.
Satelit Umitsubame milik Tokyo University of Science, berfungsi untuk mengamati Bumi dan target lainnya menggunakan kamera berperforma tinggi.
Satelit Shiraito milik Shizuoka University, erfungsi untuk menguji teknologi penangkapan puing-puing di luar angkasa.
Baca juga: 2 Kapal Iran Diam-diam Ambil Bahan Bakar Roket dari Pelabuhan China
Di masa depan, roket H3 dipersiapkan menjadi rival utama bagi roket Falcon 9 milik SpaceX.
Selain untuk kebutuhan komersial, roket ini juga digadang-gadang akan memegang peran penting dalam mengirimkan kargo ke pangkalan-pangkalan di Bulan.
Menyusul kesuksesan ini, JAXA berencana untuk meningkatkan intensitas peluncuran secara berkala.
Menurut seorang pejabat JAXA dalam siaran langsung tersebut, mereka kini menargetkan hingga delapan kali peluncuran roket H3 dalam setahun.
Baca juga: Korut Pamer Peluncur Roket Raksasa, Diklaim Bisa Tembakkan Hulu Ledak Nuklir
Tag: #bangkit #dari #kegagalan #roket #andalan #jepang #sukses #meluncur #luar #angkasa