Kapan Waktu yang Tepat untuk Keramas Setelah Mewarnai Rambut?
Ilustrasi(FREEPIK)
10:05
22 Februari 2026

Kapan Waktu yang Tepat untuk Keramas Setelah Mewarnai Rambut?

- Salah satu pertanyaan paling umum setelah mewarnai rambut adalah kapan waktu yang tepat untuk keramas? 

Banyak mitos beredar, mulai dari larangan keramas selama beberapa hari hingga anggapan bahwa warna perlu mengendap di rambut. 

Namun, menurut para ahli, jawabannya tidak sesederhana soal waktu, melainkan juga tentang cara dan produk yang digunakan.

Baca juga: Sering Mewarnai Rambut Bikin Uban Tambah Banyak, Mitos atau Fakta?

Kapan waktu yang tepat untuk keramas setelah mewarnai rambut?

Mitos menunggu berhari-hari sebelum keramas

Banyak orang percaya bahwa rambut yang baru diwarnai sebaiknya tidak langsung dicuci agar warna bisa menetap sempurna. Namun, anggapan ini ternyata tidak sepenuhnya benar.

“Banyak orang mengira warna rambut perlu waktu beberapa hari untuk benar-benar menyatu dengan rambut. Padahal itu hanya mitos,” ujar Sydney Palmer, spesialis pewarnaan rambut di Estetica Salon & Spa, St. Paul, Minnesota, dikutip PopSugar, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, warna rambut tidak akan menjadi lebih permanen hanya karena menunda keramas. 

Proses pewarnaan sudah selesai saat rambut dibilas setelah pewarnaan di salon atau di rumah.

Senada dengan Palmer, spesialis warna rambut di Juut Salon Spa, Minneapolis, Jade Kromer menyebut, keramas bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan. 

“Mencuci rambut segera setelah diwarnai sebenarnya bukan masalah utama. Yang jauh lebih penting adalah produk apa yang kamu gunakan,” katanya.

Inilah juga alasan mengapa salon biasanya langsung mencuci rambut setelah proses pewarnaan, bahkan terkadang hingga dua kali. Tujuannya untuk memastikan sisa pewarna benar-benar bersih sebelum rambut ditata.

Mengapa warna rambut bisa cepat pudar?

Jika bukan soal waktu keramas, lalu apa yang membuat warna rambut cepat pudar? Jawabannya terletak pada struktur rambut dan cara perawatannya.

Baca juga: Mewarnai Kembali Rambut yang Sudah Pernah Disemir Gelap, Apakah Bisa?

Setiap helai rambut dilapisi kutikula, yakni lapisan terluar yang berfungsi mengunci pigmen warna di dalam batang rambut. 

Saat keramas, terutama dengan air panas, kutikula bisa terbuka dan membuat warna lebih mudah keluar.

“Air dingin membantu menjaga kutikula rambut tetap tertutup sehingga warna rambut tetap terperangkap di dalam batang rambut,” jelas Palmer. 

“Sebaliknya, air hangat atau panas membuat kutikula lebih mudah terbuka, itulah sebabnya warna rambut bisa memudar lebih cepat,” tambah dia.

Bagi sebagian orang, mandi dengan air dingin mungkin terasa tidak nyaman. Meski begitu, Palmer menyarankan setidaknya menghindari air yang terlalu panas atau mengurangi frekuensi keramas untuk menjaga warna tetap awet.

Frekuensi keramas dan jenis warna rambut

Frekuensi keramas ideal setelah mewarnai rambut juga bergantung pada jenis warna yang dipilih. 

Untuk warna-warna cerah atau fashion color seperti pink, ungu, atau oranye, Kromer menyarankan keramas hanya satu kali dalam seminggu.

“Warna-warna ini biasanya membutuhkan proses bleaching terlebih dahulu, yang membuat kutikula rambut lebih berpori dan lebih mudah bocor saat terkena air,” tutur dia. 

Di sela waktu tidak keramas, penggunaan dry shampoo bisa menjadi solusi agar rambut tetap terasa segar tanpa harus sering terkena air.

Sementara itu, bagi mereka yang hanya melakukan highlight atau lowlight, aturan ini bisa sedikit lebih fleksibel. 

Menurut Palmer, jumlah pigmen yang lebih sedikit membuat suhu air dan frekuensi keramas tidak terlalu berpengaruh dibandingkan pewarnaan penuh.

Peran produk perawatan rambut dalam menjaga warna

Selain air dan frekuensi keramas, produk perawatan rambut memegang peran krusial dalam menjaga warna tetap tahan lama.

“Jenis sampo, kondisioner, dan produk rambut yang digunakan di rumah adalah alasan utama apakah warna rambut akan bertahan atau justru cepat pudar,” ujar Kromer.

Ia menambahkan, beberapa sampo yang dijual bebas di pasaran mengandung bahan kimia seperti sulfat, paraben, atau silikon yang dapat melunturkan warna rambut profesional. 

Baca juga: Khusus Pria, Perhatikan ini Sebelum Mewarnai Rambut

Meski membuat rambut terasa sangat bersih, bahan-bahan tersebut bisa mengikis pigmen warna sedikit demi sedikit. Palmer juga mengingatkan soal penggunaan clarifying shampoo

“Shampo ini memang bagus untuk membersihkan kulit kepala, tetapi lebih berisiko melunturkan warna rambut,” katanya. 

Oleh karenanya, clarifying shampoo sebaiknya digunakan sesekali saja, bukan sebagai rutinitas.

Berinvestasi pada produk khusus rambut diwarnai bukan hanya menjaga warna, tetapi juga kesehatan rambut secara keseluruhan.

Tag:  #kapan #waktu #yang #tepat #untuk #keramas #setelah #mewarnai #rambut

KOMENTAR