Turunkan Risiko Kanker Mulai dari Mengubah Pola Makan, Termasuk Mmebatasi Makanan Olahan
Ilustrasi makan sehat. (Louis Hansel/Unsplash)
20:40
18 April 2026

Turunkan Risiko Kanker Mulai dari Mengubah Pola Makan, Termasuk Mmebatasi Makanan Olahan

– Pola makan sehari-hari memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk dalam menurunkan risiko kanker.

Meski tidak dapat sepenuhnya mencegah kanker, kebiasaan makan yang sehat dapat membantu mengurangi faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyakit tersebut.

Hal ini disampaikan oleh ahli gizi Gerard Wong yang menyebutkan bahwa pola makan menjadi salah satu faktor yang dapat dikendalikan dalam upaya pencegahan kanker.

“Kalau melihat panduannya, sebenarnya tidak rumit. Mulai dari menjaga berat badan tetap sehat, makan dengan pola seimbang, mengurangi makanan olahan, hingga memperbanyak konsumsi makanan berbasis nabati,” jelasnya saat Forum Onkologi Lessons for Life 2026 melalui Zoom, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: 7 Makanan yang Bantu Lawan Kanker, Rekomendasi Ahli di Hari Kanker Sedunia

Kurangi Makanan Olahan

Salah satu langkah penting dalam menjaga pola makan adalah mengurangi konsumsi makanan olahan.

Makanan seperti nugget, sosis, atau makanan cepat saji umumnya telah melalui banyak proses dan tak jarang mengandung bahan tambahan.

Dalam jangka panjang, konsumsi makanan olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker.

Sebaliknya, memilih makanan yang lebih alami dan minim proses dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang lebih optimal.

“Kalau kita makan bakso atau nugget, kita tidak tahu dari mana daging itu berasal. Tetapi jika makan sayur atau daging segar, kita bisa melihat dengan jelas apa yang kita konsumsi,” ujarnya.

Perbanyak Makanan Berbasis Nabati

Selain mengurangi makanan olahan, konsumsi makanan berbasis nabati juga dianjurkan.

Sayur, buah, dan sumber pangan nabati lainnya mengandung serat serta berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh.

Wong mengatakan, pola makan yang kaya serat diketahui dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, yang berperan dalam menurunkan risiko kanker tertentu.

“Mengurangi konsumsi daging olahan dan meningkatkan asupan serat diketahui berperan dalam menurunkan faktor risiko,” tuturnya.

Baca juga: Bukan Cuma Apa yang Dimakan, Waktu Makan Ternyata Pengaruhi Berat Badan

Jaga Berat Badan Ideal

Pola makan yang sehat juga berkaitan erat dengan menjaga berat badan tetap ideal.

Kelebihan berat badan atau obesitas diketahui menjadi salah satu faktor risiko utama kanker. Kondisi ini dapat memicu berbagai perubahan dalam tubuh yang berkontribusi terhadap munculnya penyakit.

Menurut dr. Tan Min-Han, faktor gaya hidup, termasuk pola makan dan aktivitas fisik, berperan besar dalam pencegahan kanker.

“Kebiasaan seperti merokok, pola makan, dan olahraga merupakan bagian penting dalam pencegahan. Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko utama kanker,” jelasnya.

Maka dari itu, menjaga berat badan ideal tidak hanya penting untuk penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menurunkan risiko penyakit dalam jangka panjang.

Menyeimbangkan asupan makanan dengan aktivitas fisik menjadi kunci agar tubuh tetap berada dalam kondisi yang sehat.

Terapkan Pola Makan Seimbang

Selain jenis makanan, keseimbangan dalam pola makan juga perlu diperhatikan.

Mengonsumsi berbagai jenis makanan dalam porsi yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh secara menyeluruh.

Meski demikian, bukan berarti seseorang tidak boleh sesekali mengonsumsi makanan favorit yang kurang sehat.

Selama dilakukan dalam batas wajar, pola makan tetap dapat dijaga seimbang.

“Memiliki satu atau dua har untuk makan bebas (cheat day) tidak apa-apa, selama sebagian besar waktu Anda makan dengan baik,” kata Wong.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Skrining Kanker di Indonesia Masih Rendah

Dimulai Sejak Dini

Kebiasaan makan yang sehat sebaiknya mulai diterapkan sejak usia dini.

Wong mengatakan, pola makan yang dibangun sejak kecil dapat memengaruhi kebiasaan hingga dewasa, termasuk dalam menentukan risiko penyakit di kemudian hari.

Pola makan sehat sebaiknya dimulai sejak masa kanak-kanak, karena menjadi dasar bagi kebiasaan dan kesehatan di masa mendatang,” sarannya.

Dengan menerapkan pola makan sehat secara konsisten, seseorang dapat membantu menurunkan risiko kanker sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tag:  #turunkan #risiko #kanker #mulai #dari #mengubah #pola #makan #termasuk #mmebatasi #makanan #olahan

KOMENTAR