Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite
ilustrasi Pertamina [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
09:26
1 Mei 2026

Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite

Update harga BBM per 1 Mei 2026 di SPBU Pertamina secara resmi masih mengacu pada penyesuaian terakhir yang dilakukan pada 18 April 2026.

Tidak ada kenaikan baru yang diberlakukan tepat pada tanggal 1 Mei, meskipun masyarakat sempat was-was akan adanya penyesuaian tahap kedua akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat menembus USD100 per barel.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa harga BBM subsidi tetap tidak mengalami perubahan hingga akhir tahun 2026.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada bahan bakar bersubsidi.

Daftar Harga BBM Pertamina Berlaku per 1 Mei 2026 (Wilayah Jakarta dan Sekitarnya)

Berikut rincian harga BBM di SPBU Pertamina yang masih berlaku:

BBM Subsidi:

  • Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
  • Biosolar / Solar Subsidi: Rp6.800 per liter

BBM Non-Subsidi:

  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 – Rp12.500 per liter (relatif stabil)
  • Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.400 per liter (naik tajam dari Rp13.100 sebelum 18 April)
  • Dexlite (CN 51): Rp23.600 per liter (naik dari Rp14.200
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp23.900 per liter (naik dari Rp14.500)

Catatan: Harga dapat sedikit berbeda antar wilayah di Indonesia karena faktor distribusi dan pajak daerah. Masyarakat disarankan mengecek langsung di aplikasi MyPertamina atau papan harga di SPBU terdekat.

Latar Belakang Kenaikan April 2026

Kenaikan signifikan pada BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex terjadi sejak 18 April 2026. Kenaikan ini dipicu oleh gejolak harga minyak global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik yang memengaruhi pasokan dan jalur distribusi.

Harga minyak Brent sempat melonjak tinggi, sehingga Pertamina melakukan penyesuaian sesuai formula yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM.

Meski demikian, pemerintah memilih melindungi dua produk utama yang banyak dikonsumsi masyarakat, yaitu Pertalite dan Solar subsidi.

Pertamax RON 92 dan Pertamax Green juga relatif ditahan agar tidak membebani pengendara mobil pribadi kelas menengah.

Dampak terhadap Masyarakat dan Ekonomi

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini tentu berdampak pada sektor transportasi logistik dan industri yang menggunakan solar berkualitas tinggi (Dexlite dan Pertamina Dex).

Biaya operasional truk, bus, dan alat berat berpotensi meningkat, yang pada akhirnya bisa mendorong kenaikan harga barang kebutuhan pokok jika tidak diantisipasi.

Di sisi lain, stabilitas harga Pertalite dan Solar menjadi angin segar bagi masyarakat. Banyak pengendara motor dan mobil keluarga yang masih mengandalkan Pertalite merasa terbantu.

Namun, ada kekhawatiran efek domino: sebagian pemilik kendaraan yang biasa menggunakan Pertamax Turbo atau Dexlite mungkin beralih ke jenis yang lebih murah, sehingga beban subsidi Pertalite bisa membengkak dan memengaruhi APBN.

Saran untuk Konsumen

1. Gunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan: Mengisi BBM dengan RON lebih rendah dari rekomendasi pabrikan bisa mengganggu performa mesin dan boros bahan bakar jangka panjang.

2. Manfaatkan program MyPertamina: Daftar di aplikasi untuk mendapatkan informasi harga real-time dan promo yang kadang ditawarkan Pertamina.

3. Hemat konsumsi BBM: Lakukan perawatan rutin kendaraan, hindari muatan berlebih, dan pilih rute paling efisien.

4. Pantau perkembangan: Harga BBM non-subsidi dievaluasi secara berkala mengikuti harga minyak dunia. Kemungkinan penyesuaian masih terbuka di bulan-bulan mendatang.

Update harga BBM per 1 Mei 2026 menunjukkan komitmen pemerintah menjaga stabilitas harga BBM subsidi di tengah gejolak global. Sementara BBM premium seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan signifikan sejak pertengahan April, Pertalite dan Solar tetap di level Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #update #harga #2026 #pertalite #pertamax #hingga #dexlite

KOMENTAR