Setelah Jerman, Trump Mau Tarik Pasukan AS dari Spanyol dan Italia
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan rencananya untuk menarik pasukan militer dari dua negara anggota NATO, Spanyol dan Italia.
Rencana itu mengemuka buntut dari penolakan kedua negara tersebut terhadap perang di Iran yang kini telah memasuki bulan ketiga.
Pernyataan ini disampaikan Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, selang sehari setelah dirinya mengusulkan pengurangan pasukan di Jerman.
Baca juga: Trump Kata-katai Kanselir Jerman Usai Dikritik soal Perang Iran
"Ya, mungkin saja. Saya mungkin akan melakukannya. Mengapa saya tidak boleh melakukannya?" ujar Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai potensi penarikan pasukan dari Spanyol dan Italia.
Trump tidak segan-segan melontarkan kritik keras terhadap kinerja kedua negara tersebut dalam NATO, sebagaimana dilansir Euronews, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, Spanyol dan Italia tidak memberikan kontribusi yang berarti dalam konflik yang sedang berlangsung.
"Italia sama sekali tidak membantu kami, dan Spanyol sangat buruk, benar-benar mengerikan," tegas Trump.
Baca juga: Tersinggung Disebut Dipermalukan Iran, Trump Bakal Kurangi Pasukan AS di Jerman
Dia menambahkan bahwa operasi militer yang dipimpin AS di Iran sebenarnya membantu seluruh dunia, termasuk Spanyol, Italia, dan Jerman.
Trump menyesalkan sikap negara-negara yang dia sebut sebagai sekutu semu karena tidak berpartisipasi dalam operasi militer di Iran.
Berdasarkan data Desember 2025, tercatat ada 36.436 personel militer aktif AS di Jerman, 12.662 personel di Italia, dan 3.814 personel di Spanyol.
Meskipun besaran pengurangan pasukan belum diumumkan secara resmi, sejumlah media AS memprediksi jumlahnya akan sangat signifikan.
Baca juga: Bikin Trump Murka, Kanselir Jerman Sebut Hubungan Mereka Tetap Baik
Ketegangan dengan Spanyol dan Italia
Hubungan Trump dengan para pemimpin Eropa dilaporkan berada di titik terendah.
Presiden AS itu sempat menyerang Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang sebelumnya merupakan sekutu sayap kanan dekatnya.
Setelah Meloni mengkritik perang di Iran bulan lalu, Trump menyebutnya kurang berani karena dianggap tidak mampu menghadapi tekanan domestik untuk mendukung upaya perang tersebut.
Sementara itu, perselisihan dengan Spanyol telah berlangsung lebih lama.
Baca juga: Trump Ngamuk Usai Jerman Sebut AS Dipermalukan Iran
Ketegangan ini bermula dari posisi Madrid terkait konflik Israel-Hamas di Gaza, yang kemudian meluas ke masalah anggaran pertahanan NATO.
Trump diketahui mendesak seluruh anggota NATO untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari PDB.
Meski hampir seluruh anggota setuju pada KTT NATO di Den Haag tahun lalu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menolak.
Sanchez menegaskan bahwa dia hanya akan melakukan apa yang bermanfaat bagi negaranya dan memilih untuk mempertahankan tingkat pengeluaran saat ini.
Sikap ini memicu ancaman dari Washington untuk memutus jalur perdagangan hingga seruan untuk mengeluarkan Spanyol dari keanggotaan NATO.
Baca juga: Jerman Turun Tangan Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Siap Kirim Kapal
Tag: #setelah #jerman #trump #tarik #pasukan #dari #spanyol #italia