Jalan Kaki 8.500 Langkah Sehari Bisa Bantu Jaga Berat Badan Tetap Stabil
Ilustrasi berjalan kaki. Penelitian terbaru menemukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari membantu menjaga berat badan tetap stabil setelah diet.(Freepik/Freepik)
20:35
10 Mei 2026

Jalan Kaki 8.500 Langkah Sehari Bisa Bantu Jaga Berat Badan Tetap Stabil

Jalan kaki setiap hari ternyata tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga berperan penting mencegah berat badan naik kembali setelah diet.

Penelitian terbaru menemukan orang yang rutin berjalan sekitar 8.500 langkah per hari cenderung lebih berhasil mempertahankan berat badan setelah menjalani program penurunan berat badan.

Melansir The Independent (9/5/2026), penelitian ini dipresentasikan dalam European Congress on Obesity di Istanbul, Turki. Hasil penelitian juga dijadwalkan terbit di jurnal International Journal of Environmental Research and Public Health.

Baca juga: Turun 69 Kg, Alison Hammond Ungkap Kunci Diet Tanpa Aturan Ekstrem

Target 8.500 langkah per hari

Penelitian dipimpin profesor dari University of Modena and Reggio Emilia, Marwan El Ghoch.

Ia mengatakan banyak orang berhasil menurunkan berat badan saat diet, tetapi kesulitan mempertahankannya dalam jangka panjang.

“Sekitar 80 persen orang dengan berat badan berlebih atau obesitas yang berhasil turun berat badan cenderung mengalami kenaikan lagi dalam tiga hingga lima tahun,” ujar El Ghoch.

Menurut dia, menemukan strategi sederhana untuk menjaga berat badan tetap stabil menjadi hal penting dalam dunia kesehatan.

Baca juga: Membentuk Tubuh Berotot Tidak Perlu Diet Ekstrem, Ini Kuncinya

Penelitian libatkan ribuan peserta

Ilustrasi jalan kaki. Penelitian terbaru menemukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari membantu menjaga berat badan tetap stabil setelah diet.Freepik Ilustrasi jalan kaki. Penelitian terbaru menemukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari membantu menjaga berat badan tetap stabil setelah diet.

Peneliti menganalisis 14 studi yang melibatkan 3.758 orang dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, hingga Jepang.

Seluruh peserta termasuk dalam kategori berat badan berlebih atau obesitas dengan rata-rata usia 53 tahun.

Sebanyak 1.987 peserta menjalani program perubahan gaya hidup seperti pola makan sehat dan meningkatkan aktivitas jalan kaki.

Sementara 1.771 peserta lainnya hanya menjalani diet atau tidak mendapat intervensi khusus.

Baca juga: Pria Ini Turun 45 Kg dengan Aplikasi Diet AI, Ahli Ingatkan Jangan Asal Ikut

Berat badan lebih stabil pada orang yang aktif jalan kaki

Pada awal penelitian, kedua kelompok memiliki jumlah langkah harian yang hampir sama, yakni sekitar 7.200 langkah per hari.

Namun, kelompok yang menjalani program gaya hidup sehat meningkatkan aktivitas jalan kaki hingga rata-rata 8.454 langkah per hari.

Kelompok ini juga mengalami penurunan berat badan rata-rata 4,39 persen atau sekitar 4 kilogram.

Saat memasuki fase menjaga berat badan, peserta tetap aktif berjalan sekitar 8.241 langkah per hari.

Peneliti menemukan sebagian besar berat badan yang sudah turun tetap bisa dipertahankan hingga akhir penelitian.

Baca juga: Sudah Diet Tapi Gampang Gemuk, Ternyata Ini Alasan Medis di Balik Efek Yoyo

Jalan kaki disebut strategi sederhana dan murah

Peneliti menyimpulkan ada hubungan jelas antara peningkatan jumlah langkah harian dengan kemampuan mencegah berat badan naik kembali.

Meski pengurangan kalori tetap berperan besar saat proses diet, aktivitas jalan kaki dinilai penting untuk menjaga hasilnya dalam jangka panjang.

“Peserta sebaiknya didorong untuk mencapai sekitar 8.500 langkah per hari selama fase penurunan berat badan dan mempertahankannya setelah diet,” kata El Ghoch.

Ia menyebut meningkatkan jumlah langkah harian menjadi strategi sederhana dan terjangkau untuk membantu mencegah kenaikan berat badan kembali.

Baca juga: Diet Tak Harus Menyiksa, Menikmati Makanan Justru Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Tag:  #jalan #kaki #8500 #langkah #sehari #bisa #bantu #jaga #berat #badan #tetap #stabil

KOMENTAR