Psikolog Ungkap Warna Pakaian yang Bikin Seseorang Terlihat Lebih Ramah
Pilihan warna pakaian ternyata bisa memengaruhi kesan pertama seseorang. Bahkan, menurut pakar psikologi warna, ada warna tertentu yang membuat seseorang terlihat lebih ramah dan mudah didekati hanya dalam hitungan detik.
Melansir Parade (15/5/2026), psikolog warna Michelle Lewis mengatakan otak manusia memproses warna lebih cepat daripada kata-kata. Karena itu, warna pakaian menjadi salah satu sinyal pertama yang ditangkap orang lain saat bertemu.
“Warna adalah salah satu sinyal pertama yang diterima orang lain dari diri kita, dan itu langsung membentuk persepsi mereka, sering kali tanpa disadari,” kata Lewis.
Lewis merupakan pakar psikologi warna, analis warna bersertifikat, sekaligus pendiri ColorAnalysis.com dan The Color Institute.
Menurut dia, banyak orang memilih pakaian hanya berdasarkan kenyamanan atau warna favorit, tanpa menyadari bahwa warna juga menyampaikan pesan tertentu kepada orang lain.
Baca juga: 6 Kebiasaan Orang Finlandia, Negara Paling Bahagia di Dunia
Oranye disebut jadi warna paling ramah
Lewis mengatakan warna oranye menjadi warna yang paling membuat seseorang terlihat mudah didekati.
“Oranye adalah satu-satunya warna paling ramah yang bisa dipakai seseorang,” ujarnya.
Ia mengaku pernah bekerja dengan klien yang merasa sulit berbaur dalam acara sosial. Namun setelah mengenakan warna oranye, respons orang lain berubah drastis.
“Mereka yang sebelumnya berdiri sendiri mendadak dikelilingi orang-orang yang ingin mengobrol,” kata Lewis.
Menurut dia, warna oranye memberi kesan hangat, terbuka, dan bersahabat.
“Warna ini memancarkan energi sosial alami yang menarik orang lain secara naluriah,” katanya.
Lewis menjelaskan dalam psikologi warna, oranye berada di antara energi merah dan optimisme kuning. Kombinasi itu menciptakan kesan hangat tanpa terasa mengintimidasi.
“Ketika mengenakan oranye, seseorang seperti mengirim sinyal bahwa dirinya aman, hangat, dan senang bertemu orang lain,” ujar Lewis.
Baca juga: Pakar Ungkap Cara Sederhana agar Hidup Lebih Bahagia, Bukan soal Uang
Hijau dan biru juga dinilai menenangkan
Ilustrasi tersenyum. Psikolog warna menyebut pilihan warna pakaian bisa memengaruhi kesan pertama dan menentukan apakah seseorang terlihat ramah atau justru sulit didekati.
Selain oranye, Lewis menyebut hijau dan biru juga termasuk warna yang membuat seseorang tampak lebih mudah didekati.
Menurut dia, warna hijau memberi kesan aman, stabil, dan menenangkan, mirip seperti suasana alam.
“Kualitas yang membuat alam terasa menenangkan juga membuat pemakai warna hijau terasa nyaman untuk berada di dekatnya,” kata Lewis.
Sementara itu, warna biru disebut sebagai salah satu warna yang paling dipercaya secara psikologis.
“Biru menyampaikan ketenangan, kejelasan, dan rasa dapat dipercaya,” ujarnya.
Lewis mengatakan orang cenderung merasa lebih nyaman saat pertama kali bertemu dengan seseorang yang mengenakan warna biru karena warnanya terasa stabil dan tidak mengancam.
Selain itu, warna ungu juga dinilai memberi kesan terbuka dan penuh rasa ingin tahu.
“Warna ungu membuat seseorang terlihat tertarik membangun hubungan yang lebih bermakna,” katanya.
Baca juga: Bahagia Tak Selalu soal Uang, Hidup Sederhana Justru Lebih Memuaskan
Warna yang membuat seseorang terlihat sulit didekati
Di sisi lain, Lewis mengatakan beberapa warna justru bisa memberi kesan tertutup atau membuat orang lain enggan mendekat.
Salah satunya adalah hitam.
Meski terlihat elegan dan kuat, warna hitam juga bisa menciptakan kesan serius dan menjaga jarak, terutama dalam suasana santai atau sosial.
“Hitam bisa menciptakan dinding tak terlihat antara diri kita dan orang lain,” ujar Lewis.
Warna merah juga dinilai cukup rumit. Menurut Lewis, merah memang menarik perhatian, tetapi belum tentu membuat seseorang terlihat ramah.
“Merah lebih memberi pesan ‘saya memegang kendali’ dibanding ‘silakan datang dan mengobrol’,” katanya.
Selain itu, abu-abu disebut terlalu netral hingga membuat seseorang seperti “menghilang” di tengah keramaian.
“Abu-abu tidak menolak orang lain, tetapi juga tidak mengundang mereka untuk mendekat,” kata Lewis.
Karena itu, Lewis menyarankan orang mulai lebih sadar memilih warna pakaian, terutama saat menghadiri wawancara kerja, acara sosial, atau pertemuan penting.
Menurut dia, pemilihan warna yang tepat bisa membantu seseorang membangun koneksi bahkan sebelum mulai berbicara.
Baca juga: Candaan soal Anak Na Daehoon Disorot, Psikolog: Anak Bisa Merasa Ditertawakan
Tag: #psikolog #ungkap #warna #pakaian #yang #bikin #seseorang #terlihat #lebih #ramah