Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
Ruben Onsu [Instagram]
19:36
2 Juni 2026

Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan

Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah pada 2024 masih menjadi sorotan publik hingga pertengahan 2026. Pasalnya, Ruben Onsu dikabarkan menghentikan nafkah Sarwendah karena sulit bertemu anak-anaknya.

Meski Ruben dikenal sebagai pengusaha sukses dengan kekayaan miliaran rupiah, keputusannya menghentikan dukungan finansial besar-besaran memicu sorotan di media sosial. Oleh sebab itu, menarik untuk melongok sumber kekayaan Ruben Onsu.

Kekayaan Ruben Onsu

Ruben Onsu adalah presenter dan pengusaha kelahiran 26 Agustus 1983. Ia telah membangun kerajaan bisnis yang impresif. Salah satu pilar utamanya adalah PT Onsu Pangan Perkasa (OPP) yang didirikan pada 2017.

Perusahaan ini fokus pada bidang kuliner, terutama makanan cepat saji dengan brand unggulan seperti Geprek Bensu. Jaringan restorannya tersebar di berbagai kota dan menjadi sumber pendapatan stabil.

Selain itu, Ruben memiliki beberapa perusahaan lain, termasuk di bidang media. Kanal YouTube MOP (Media Onsu Perkasa) Channel miliknya memiliki jutaan subscriber, menghasilkan revenue dari iklan, endorsement, dan konten digital.

Kekayaan Ruben juga terlihat dari aset properti dan kendaraan mewah. Sebelum perceraian, ia dikenal memiliki rumah-rumah besar, mobil-mobil eksklusif, dan investasi lainnya.

Estimasi kekayaannya sering disebut mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah, meski angka pasti sulit diverifikasi karena sifat bisnis pribadi. Kesuksesan ini tak lepas dari peran Sarwendah selama pernikahan mereka yang berlangsung sekitar 11 tahun.

Pasangan ini dulu dikenal harmonis, dengan Sarwendah mendukung karir suaminya.

Pasca-cerai, pembagian harta gono-gini tidak masuk ke materi persidangan karena sudah ada kesepakatan bersama. Hak asuh anak-anak (Betrand Peto, Thalia, dan Thania) jatuh ke Sarwendah.

Awalnya, Ruben disebut memberikan nafkah fantastis, mencapai Rp200–225 juta per bulan. Angka ini mencakup biaya hidup, pendidikan, dan kebutuhan anak-anak. Bahkan, ada laporan transfer hingga Rp210 juta lebih dalam satu bulan.

Namun, situasi berubah drastis. Menurut pihak Sarwendah, Ruben Onsu menghentikan nafkah sejak akhir 2025 atau sekitar enam bulan terakhir.

Sarwendah kini menanggung sendiri biaya sekolah, les, pengobatan, dan kebutuhan sehari-hari anak-anak. Pihaknya juga mengungkap bahwa beberapa aset yang diserahkan, seperti rumah, masih dibebani utang bank yang fantastis.

Ada tudingan bahwa Ruben tidak melanjutkan cicilan sesuai kesepakatan, sehingga Sarwendah merasa “kecolongan”.

Ruben dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, membantah tudingan lepas tangan. Mereka menyatakan penghentian nafkah dilakukan sejak Desember 2025 sebagai bentuk protes karena Ruben merasa tidak mendapatkan hak sebagai ayah, termasuk akses bertemu anak-anak.

Selama bertahun-tahun sebelumnya, Ruben mengklaim telah memenuhi tanggung jawab finansial dengan nominal sangat besar. Ruben juga mengungkap kondisi keuangannya pasca-cerai: banyak aset ludes, mobil dan rumah “lenyap”, meski ia tetap fokus pada bisnis.

Alhasil, kontroversi nafkah Ruben Onsu kepada Sarwendah ini kemungkinan besar akan terus bergulir di media.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #kekayaan #ruben #onsu #yang #setop #nafkahi #sarwendah #selama #bulan

KOMENTAR