Morning Sickness Berat Tanda Hamil Bayi Perempuan?
Sekitar minggu keenam kehamilan, banyak ibu hamil mulai merasakan pengalaman yang sangat akrab: mual dan muntah di pagi hari atau yang dikenal sebagai morning sickness.
Banyak orang percaya hubungan antara berat ringannya morning sickness dan jenis kelamin bayi. Kepercayaan itu sendiri sudah ada sejak lama. Hippocrates mencatat pola tersebut dalam tulisannya tentang kedokteran dalam Aforisme.
Meski begitu, mekanisme biologi tersebut kini sudah didukung oleh data dalam penelitian modern.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa gejala mual muntah berat tersebut mungkin akan dirasakan lebih sering atau lebih berat pada ibu yang mengandung bayi perempuan.
Baca juga: 4 Tips Kurangi Mual Muntah Saat Hamil, Termasuk Minum Air Kelapa
Sebuah analisis terbaru terhadap lebih dari 1,8 juta catatan gejala kehamilan yang dikumpulkan melalui aplikasi What to Expect menemukan bahwa ibu yang mengandung bayi perempuan secara statistik lebih sering mengalami mual dan muntah dibandingkan mereka yang mengandung bayi laki-laki.
Dari 67 gejala kehamilan yang diamati dalam penelitian tersebut, mual dan muntah menjadi gejala yang menunjukkan perbedaan paling jelas berdasarkan jenis kelamin janin.
Para peneliti menduga perbedaan ini berkaitan dengan kadar hormon hCG (human chorionic gonadotropin), yaitu hormon yang terdeteksi pada tes kehamilan.
Kehamilan dengan janin perempuan diketahui cenderung memiliki kadar hCG yang lebih tinggi. Semakin tinggi kadar hormon ini, semakin besar pula kemungkinan munculnya keluhan mual dan muntah.
Yang membuat analisis khusus ini dianggap lebih kredibel daripada sebelumnya adalah sumber datanya sendiri. Studi sebelumnya memiliki masalah bawaan karena para peneliti sering kali mengetahui jenis kelamin bayi sejak awal, yang menimbulkan bias.
Baca juga: Apakah Morning Sickness Berbahaya?
Data aplikasi kehamilan sepenuhnya menghindari hal itu. Peserta mencatat gejala secara real-time, di awal kehamilan, sebelum jenis kelamin diketahui. Perbedaannya adalah 3,2 poin persentase, secara statistik signifikan tetapi bukan jaminan untuk memprediksi gender.
Derajat keparahan mual di pagi hari sangat bervariasi, mulai dari mual yang hampir tidak terasa hingga hiperemesis gravidarum, yang parah dan membutuhkan perawatan medis. Faktornya pun sangat beragam, sehingga para ahli mengatakan bahwa apa pun jenis kelamin bayi yang dikandung bisa saja mengalami gejala morning sickness berat.
Baca juga: Apakah Stretch Mark Saat Hamil Bisa Dicegah sejak Awal?
Tag: #morning #sickness #berat #tanda #hamil #bayi #perempuan