Prabowo Ajak Jepang Kerja Sama Kembangkan Energi Nuklir
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi di Akasaka Palace, Tokyo, Jepang, pada Senin (31/3/2026). Keduanya akan melangsungkan pertemuan bilateral untuk membahas kerja sama strategis. (Dok. Kompas TV)
12:46
31 Maret 2026

Prabowo Ajak Jepang Kerja Sama Kembangkan Energi Nuklir

- Presiden Prabowo Subianto mengajak Jepang bekerja sama dalam pengembangan energi terbarukan dan energi nuklir.

Ajakan ini disampaikan Prabowo di hadapan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi dalam joint press statement di Akasaka Palace, Tokyo, Jepang, pada Senin (31/3/2026).

“Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir,” kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (31/3/2026).

Tak hanya itu, Kepala Negara juga mengajak Jepang bekerja sama dalam pengembangan logam tanah jarang (rare earth) dan mineral kritis.

Baca juga: Prabowo Undang PM Jepang Sanae Takaichi ke Indonesia: Kami Akan Menyambut dengan Hangat

Ia menekankan, Indonesia membuka diri untuk bekerja sama di bidang ekonomi dengan Negeri Sakura.

“Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kooperasi kolaborasi di semua bidang termasuk yang tadi saya sampaikan pendidikan, pariwisata dan people to people programs,” bebernya.

Lebih lanjut, Prabowo menyambut baik kerja sama pengembangan lapangan gas abadi Blok Masela, yang kesepakatannya sudah diteken pada Senin (30/3/2026) kemarin.

Diketahui, nilai dasar pengembangan proyek (DPOD) mencapai sekitar 20 miliar dollar AS, dengan tambahan sekitar 1 miliar dollar AS untuk teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) agar lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Prabowo Tegaskan Indonesia-Jepang Akan Upayakan Deeskalasi dan Perdamaian Dunia

“Juga kami menyambut baik perusahaan korporasi Jepang Inpex yang berinvestasi di proyek gas abadi di blok Masela. Kita setelah penundaan yang cukup panjang kita berharap ini bisa segera terwujud,” tandas Prabowo.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Blok Masela kini telah mencapai kepastian besar setelah melalui proses panjang selama puluhan tahun setelah diteken kontrak kerja sama.

Setidaknya, pengembangan Blok Masela menjadi salah satu dari 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang yang diteken pada Senin, kemarin.

“Atas arahan Bapak Presiden di tahun 2025, kami melakukan pertemuan intensif dan alhamdulillah sudah selesai, total project-nya 20,9 miliar US dollar karena dia tambah CCS 1 miliar, DPOD-nya itu 20 miliar. Tetapi dengan perkembangan geopolitik yang seperti ini kemungkinan besar akan nambah. Jadi total investasi kita kurang lebih sekitar 300 triliun (rupiah) lebih,” ungkap Bahlil pasca pertemuan, Senin.

Tag:  #prabowo #ajak #jepang #kerja #sama #kembangkan #energi #nuklir

KOMENTAR