Kapolri Minta Brimob Pelajari Situasi Global, Antisipasi Dampak ke Dalam Negeri
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo saat halal bihalal bersama buruh di Cikupa, Selasa (14/6/2026).(KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)
18:54
21 April 2026

Kapolri Minta Brimob Pelajari Situasi Global, Antisipasi Dampak ke Dalam Negeri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Korps Brimob terus mempelajari perkembangan situasi global, termasuk dinamika geopolitik dan geoekonomi, guna mengantisipasi dampaknya terhadap keamanan dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat memimpin apel dan memberikan pengarahan dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korbrimob Polri di Mako Korbrimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).

“Tentunya saya sangat percaya bahwa rekan-rekan sebagai special force Polri, sebagai kekuatan inti dalam menghadapi eskalasi ancaman gangguan kamtibmas yang tinggi, rekan-rekan akan menjadi salah satu tim yang menjadi andalan pada saat situasi betul-betul membutuhkan kehadiran rekan-rekan," kata Kapolri dalam amanatnya, Selasa.

Baca juga: Kapolri: Brimob Pasukan Elite Kebanggaan Saya

"Oleh karena itu tolong pelajari betul terkait dengan situasi dan eskalasi yang ada, pelajari kondisi dan medan di lapangan," tambahnya.

Ia menyoroti konflik di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran, yang dinilai berpotensi meluas dan berdampak pada stabilitas global.

Konflik tersebut, kata dia, tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengganggu sektor energi dunia.

Sigit mencontohkan serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco serta gangguan di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen distribusi energi global.

“Apabila Selat Hormuz terus mengalami gangguan, maka harga minyak bisa terus naik. Beberapa waktu yang lalu kita sudah tembus di atas 100 USD per barrel dan kalau ini terus berlanjut ini bisa mencapai angka 200 USD perbarel," jelasnya.

Baca juga: Kapolri Minta Brimob Tetap Siaga Antisipasi Dampak Kenaikan Energi

Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memicu tekanan ekonomi global, termasuk di Indonesia, terutama akibat kenaikan harga BBM dan elpiji non-subsidi.

Dampak lanjutan dari situasi itu adalah potensi meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Karena itu, Sigit menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel Brimob melalui latihan, simulasi, serta pemahaman terhadap kondisi lapangan.

“Oleh karena itu tentunya kita semua harus selalu siap, kita semua harus selalu waspada, kita semua harus mempersiapkan diri untuk terus melatih menghadapi segala macam dinamika yang mungkin terjadi," katanya.

Tag:  #kapolri #minta #brimob #pelajari #situasi #global #antisipasi #dampak #dalam #negeri

KOMENTAR