Pemerintah Diminta Percepat Pembangunan Double-Double Track Jakarta-Cikarang
Proyek Double-Double Track (DDT) Manggarai-Jatinegara.(Dok. PT Hutama Karya (Persero).)
12:14
30 April 2026

Pemerintah Diminta Percepat Pembangunan Double-Double Track Jakarta-Cikarang

- Anggota Komisi V DPR Rofik Hananto meminta pemerintah mempercepat pembangunan double-double track (DDT) atau jalur ganda kereta di Jakarta hingga Cikarang.

Desakan tersebut disampaikan dalam menanggapi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL commuter line di Bekasi Timur.

“Dengan adanya double track, frekuensi dan pergerakan kereta bisa lebih teratur, mengurangi kepadatan, serta meminimalisir potensi konflik di perlintasan sebidang. Proyek ini harus diprioritaskan,” ujar Rofik dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Ramai-ramai DPR Soroti “Taksi Hijau” Green SM di Tragedi Kereta Bekasi Timur

Ia menjelaskan, trafik kereta di Jakarta hingga Cikarang sangatlah padat, baik dari KRL commuter line maupun kereta antarkota.

“Pada jalur dengan trafik yang sangat tinggi seperti jalur Jakarta–Cikarang, pembangunan jalur ganda (double-double track/DDT) menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Rofik.

Di samping itu, ia mendorong adanya sanksi atau tilang kepada pengendara kendaraan bermotor yang menerobos palang atau pelintasan sebidang kereta.

"Perlu ada penegakan aturan yang lebih tegas bagi pengendara yang melintasi perlintasan sebidang. Banyak kecelakaan terjadi karena pengguna jalan menerobos palang atau mengabaikan sinyal peringatan," ujar Rofik dikutip dari laman Fraksi PKS DPR, Rabu (29/4/2026).

"Penindakan berupa tilang, peningkatan pengawasan, serta edukasi berkelanjutan harus diperkuat agar disiplin berlalu lintas benar-benar terbentuk," sambungnya.

Baca juga: Kearifan Lokal yang Membahayakan di Perlintasan Kereta Api

Selain itu, ia mendorong adanya evaluasi dan penegakan hukum tanpa kompromi jika ditemukan adanya kelalaian dari petugas penjaga maupun stasiun.

Double-Double Track Baru sampai Bekasi

Saat ini, jalur DDT yang telah beroperasi baru mencakup segmen Jatinegara-Bekasi. Pada lintasan tersebut, jalur kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KRL sudah dipisahkan sehingga mampu menekan risiko gangguan perjalanan dan kecelakaan kereta api.

Proyek DDT dirancang menghubungkan Stasiun Manggarai hingga Cikarang.

Namun, pembangunan masih berlangsung di segmen Manggarai-Jatinegara, termasuk pengembangan Manggarai Ultimate yang kini kembali dilanjutkan. Sementara itu, segmen Bekasi-Cikarang belum mulai dikerjakan.

Baca juga: Anggota DPR: Di Era Teknologi, Keterlaluan Masih Membiarkan Palang Kereta Ilegal!

Mengutip arsip Kompas.com 14 Agustus 2021, Kementerian Perhubungan kala itu bahkan sempat menargetkan penyelesaian DDT Manggarai-Cikarang selesai pada 2021.

Jika DDT Manggarai-Cikarang dioperasikan, petugas tidak perlu repot mengatur perpindahan jalur dan memicu keterlambatan perjalanan. Kecelakaan kereta juga bisa dihindari karena ada pemisahan jalur KRL dan KAJJ.

Tag:  #pemerintah #diminta #percepat #pembangunan #double #double #track #jakarta #cikarang

KOMENTAR