UMKM Binaan Pertamina Catat Total Transaksi Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026
UMKM binaan Pertamina berinteraksi dengan pengunjung dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang berlangsung di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, pada 5?7 Mei 2026.(Dok. Pertamina)
11:38
11 Mei 2026

UMKM Binaan Pertamina Catat Total Transaksi Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026

- PT Pertamina (Persero) mencatatkan capaian gemilang di Inabuyer B2B2G Expo 2026, dengan total transaksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaannya sebesar Rp 10,6 miliar, terdiri dari transaksi retail Rp 1,8 miliar dan potensi business matching Rp 8,8 miliar.

Capaian tesebut menegaskan keberhasilan Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pasar, dan memperkuat rantai pasok nasional di sektor pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun swasta.

Partisipasi Pertamina dalam Inabuyer B2B2G Expo 2026 pada 5–7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat rantai pasok nasional sekaligus memperluas akses pasar UMKM Indonesia.

Baca juga: PwC: 82 Persen Perusahaan Percepat Target Iklim dan Dekarbonisasi Rantai Pasok

Pada ajang tersebut, Pertamina juga meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial terbanyak. Hal ini semakin menegaskan peran aktif Pertamina dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional.

Sebanyak lima UMKM binaan Pertamina, yaitu Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, dan Otrahum, mendapat perhatian besar dari buyer maupun pengunjung.

Kualitas produk dan inovasi menjadi nilai tambah daya saing UMKM, sehingga dapat diterima di pasar nasional.

Baca juga: Buka Bersama AMKI, Sestama BPJPH Dorong Sinergi Perkuat Daya Saing UMKM Produk Halal

Selain sebagai peserta pameran, Pertamina juga memfasilitasi enam UMKM binaan untuk mengikuti sesi business matching bersama buyer potensial dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta.

Keenam UMUM binaan tersebut, antara lain Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, dan Sambal Lauk Mak Fau.

Momentum business matching tersebut bertujuan membuka peluang kerja sama bisnis jangka panjang sekaligus memperluas peluang UMKM untuk masuk ke rantai pasok nasional secara berkelanjutan.

Baca juga: 13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan bahwa Pertamina terus memperkuat program pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi nasional.

“Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (11/5/2026).

Lebih lanjut, Baron menilai bahwa Inabuyer menjadi momentum strategis agar UMKM binaan Pertamina dapat terhubung langsung dengan pembeli potensial dan masuk ke rantai pasok nasional.

Baca juga: UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Dalam ajang tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai langkah strategis untuk memperluas pengembangan usaha.

Pemilik Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menyampaikan bahwa dukungan Pertamina memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kepercayaan pasar dan pengembangan bisnis UMKM.

“Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” ungkapnya.

Baca juga: QRIS Indonesia-China Dibuka, UMKM RI Mulai Bidik Pembeli Global

Lewat Inabuyer B2B2G Expo 2026, Pertamina berkomitmen terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong terciptanya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, melalui koordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.

Baca juga: Dorong Produksi Migas, Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan EOG Resources

Tag:  #umkm #binaan #pertamina #catat #total #transaksi #miliar #inabuyer #2026

KOMENTAR