Kunjungan Prabowo Buahkan Dewan Bisnis Indonesia-Perancis, Apa Itu?
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Perancis menghasilkan pembentukan France–Indonesia High Level Business Council atau Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Perancis-Indonesia.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan, dewan bisnis itu merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis, sekaligus mempercepat realisasi investasi dan perdagangan antara kedua negara.
“Pembentukan France–Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan dalam keterangan Sekretariat Presiden, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Teddy Sebut Kunjungan Prabowo di Perancis Hasilkan 4 Kesepakatan
Rosan menyampaikan, forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dollar Amerika Serikat.
Adapun dewan bisnis dipimpin bersama oleh Chair France–Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri RI Anindya Bakrie.
Menurut Rosan, momentum peluncuran dewan bisnis tersebut turut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai 3,5 miliar dollar AS yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.
Baca juga: Prabowo-Macron Luncurkan Dewan Bisnis France-Indonesia High Level Business Council
“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” tutur Rosan.
Ia melanjutkan, keberadaan dewan bisnis juga akan berperan penting dalam mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman dan komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya.
Saat Presiden Prancis Emmanuel Macron berkunjung ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, tercatat sebanyak 27 MoU ditandatangani dengan nilai lebih dari 11 miliar dollar AS.
Baca juga: Momen Hangat Prabowo Bersama Pengawal Perancis Sebelum Tinggalkan Paris
“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan. Karena itu, forum ini akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi hambatan, mempercepat penyelesaian berbagai kendala, dan memastikan investasi berjalan optimal,” kata Rosan.
Dewan Bisnis Indonesia–Prancis sendiri menargetkan peningkatan total perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada tahun 2035.
Dengan dukungan penuh pemerintah Indonesia dan Prancis, Kadin Indonesia dan MEDEF International akan terus memperkuat koridor ekonomi bilateral guna membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor strategis.
“Kami optimistis hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis akan semakin kuat. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing kedua negara di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Rosan.
Tag: #kunjungan #prabowo #buahkan #dewan #bisnis #indonesia #perancis