Anggota DPR Minta Pigai Fokus Urus HAM, Bukan Sibuk Usul Jabatan Sipil di Polri
- Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion meminta Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan HAM, daripada mengusulkan kalangan sipil dapat menduduki jabatan utama nonoperasional di lingkungan Polri.
Politikus PKB itu menilai, masih banyak pekerjaan rumah di bidang HAM yang perlu mendapat perhatian serius dari Kementerian HAM.
"Kami meminta Menteri HAM fokus pada penanganan berbagai persoalan dan dugaan pelanggaran HAM yang hingga kini belum terselesaikan. Energi dan perhatian kementerian seharusnya diarahkan untuk memperkuat perlindungan, penghormatan, pemajuan, dan penegakan HAM, bukan justru masuk ke ranah yang bukan menjadi kewenangannya," kata Mafirion, kepada Kompas.com, Senin (8/6/2026).
Menurut Mafirion, usulan agar kalangan sipil dapat mengisi jabatan tertentu di lingkungan Polri adalah isu yang berkaitan dengan tata kelola kelembagaan, dan memerlukan pembahasan yang mendalam.
Baca juga: Pigai Usul Sipil Bisa Masuk Polri, Kapolri: Kita Beri Ruang untuk ASN
Karena itu, dia menilai, usulan tersebut sebaiknya disampaikan dan dikaji oleh pihak yang memiliki kewenangan langsung terhadap pengaturan kelembagaan Polri.
"Seorang menteri adalah pejabat negara yang membawa nama baik kabinet dan Presiden. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan ke publik harus memiliki dasar yang kuat, relevan dengan tugas dan fungsinya, serta memberikan nilai tambah bagi penyelesaian persoalan yang menjadi tanggung jawabnya. Jangan sampai publik melihat ada menteri yang justru lebih sibuk mengurusi hal di luar tupoksinya dibanding menuntaskan pekerjaan rumah yang menjadi amanah jabatannya," kata Mafirion.
Mafirion menambahkan, masih adanya kasus intimidasi, kekerasan, maupun serangan terhadap aktivis dan pembela HAM menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak-hak warga negara masih perlu diperkuat.
Untuk itu, dia mendorong Kementerian HAM meningkatkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, demi memastikan penegakan HAM berjalan lebih efektif.
Baca juga: Pigai Usul Sipil Bisa Menjabat di Polri, Istana Sebut Semua Boleh Usul
"Sebagai Menteri HAM, tentu ada banyak persoalan yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari penyelesaian kasus-kasus HAM yang belum tuntas, perlindungan terhadap aktivis dan pembela HAM, hingga penguatan pendidikan HAM di tengah masyarakat. Itu yang seharusnya menjadi prioritas," pungkas dia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan agar revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, membuka peluang bagi kalangan sipil profesional untuk menduduki sejumlah jabatan utama nonoperasional di lingkungan Polri.
"Saya usulkan salah satu muatan materi revisi UU Polri adalah dibukanya jabatan untuk pejabat utama di Kepolisian yang dapat diisi oleh kalangan sipil," kata Pigai, dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Pigai, jabatan yang dapat diisi oleh kalangan sipil bukanlah jabatan yang berkaitan langsung dengan tugas pokok kepolisian, melainkan bidang-bidang pendukung seperti administrasi, perencanaan, pengelolaan sumber daya manusia, pengawasan internal, transformasi digital, keuangan, dan personalia.
"Tentunya jabatan yang bisa diisi sipil seperti administrasi, keuangan, inspektorat, atau personalia yang tidak terkait langsung dengan tugas utama kepolisian," ujar Pigai.
Baca juga: Belum Reda Polemik Jabatan Polisi, Pigai Cetuskan Ide Sipil Menjabat di Polri
Pigai menilai, keterlibatan profesional sipil dalam jabatan-jabatan tersebut merupakan praktik yang berkembang di sejumlah negara demokratis dan sejalan dengan semangat reformasi untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan demokratis.
Dia juga berpendapat kebijakan tersebut dapat menciptakan keseimbangan karena selama ini anggota Polri dapat menduduki jabatan di kementerian maupun lembaga sipil.
"Kalau selama ini anggota Polri bisa jadi pejabat di institusi sipil, kementerian, dan lembaga, maka sebaiknya juga ada dari kalangan sipil yang bisa menduduki jabatan utama di institusi Polri," tutur Pigai.
Tag: #anggota #minta #pigai #fokus #urus #bukan #sibuk #usul #jabatan #sipil #polri