Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini
IHSG kembali melemah. [Suara.com/Alfian Winanto]
16:55
8 Juni 2026

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Nilai tukar rupiah terus tertekan terhadap dolar AS hingga penutupan perdagangan, Senin 8 Mei 2026. Bahkan, rupiah terus cetak rekor terburuknya.

Berdasarkan data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah ditutup melemah ke level Rp 18.187 per dolar AS atau turun sebesar 151 poin atau setara 0,8  persen.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penyebab rupiah tertekan dikarenakan kombinasi sentimen dalam negeri maupun luar negeri.

"Rupiah ditutup melemah cukup besar terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off global dan penguatan dolar AS serta eskalasi di Timur Tengah," katanya saat dihubungi

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menambahkan rupiah juga tertekan oleh sentimen domestik yang telah menjadi krisis kepercayaan. Data yang menunjukkan kembali menurunnya cadangan devisa  juga ikut menekan rupiah. 

"Dengan kecepatan perlemahan saat ini, Rp 19.000 bisa di capai dalam 1-2 minggu," jelasnya.

Pelemahan rupiah juga terjadi di beberapa mata uang Asia lainnya. Salah satunya ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 1,03 persen.

Lalu, ada rupee India terkoreksi 0,74 persen dan peso Filipina ditutup anjlok 0,31 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup ambles 0,29 persen. 

Selain itu, ada baht Thailand turun 0,26 persen dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,008% terhadap the greenback.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 1,73 persen.

Diikuti, yuan China naik 0,06 persen dan dolar Singapura terkerek 0,05 persen. Lalu ada yen Jepang yang menguat tipis 0,04 persen.

Berikut daftar nilai tukar yang mengalami kenaikan dan penurunan:

Daftar Mata Uang Asia yang Melemah terhadap Dolar AS:

  • Ringgit Malaysia: -1,03 persen
  • Rupiah Indonesia: -0,84 persen
  • Rupee India: -0,74 persen
  • Peso Filipina: -0,31 persen
  • Dolar Taiwan: -0,29 persen
  • Baht Thailand: -0,26 persen
  • Dolar Hong Kong: -0,008 persen

Daftar Mata Uang Asia yang Menguat terhadap Dolar AS:

  • Won Korea Selatan: +1,73 persen
  • Yuan China: +0,06 persen
  • Dolar Singapura: +0,05 persen
  • Yen Jepang: +0,04 persen

IHSG Turut Melemah

Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

Senasib dengan rupiah, IHSG juga mengalami pelemahan pada penutupan Senin ini ke level 5.342 atau turun 4,52 persen.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG ini imbas dri hilangnya kepercayaan investor asing ke pasar saham Indonesia.

"Selain itu, sentimen Iran dan Israel saling melakukan serangan, sehingga mengancam gencatan senjata yang rapuh. Akibatnya harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen, sehingga meningkatkan risiko akan potensi kenaikan inflasi yang berlanjut serta potensi pelebaran defisit APBN 2026," tulis Phintraco Sekuritas.

Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level MA200 monthly, sehingga potensi penurunan IHSG lebih lanjut masih berpeluang terbuka secara teknikal.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #kepercayaan #investor #asing #hilang #rupiah #ihsg #kompak #melemah #hari

KOMENTAR