Dirut KAI Lapor Prabowo soal Pelintasan Sebidang dan Renovasi Stasiun Gambir
- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto soal progres penataan pelintasan sebidang.
"Pelintasan sebidang," kata Dudy usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Baca juga: Menhub: Penanganan 1.638 Pelintasan Sebidang Hanya Butuh Rp 800 Miliar dari Anggaran Rp 4 Triliun
Selama bertemu Prabowo, Dirut KAI Bobby melaporkan pihaknya telah memproses penutupan sejumlah perlintasan sebidang.
Hingga saat ini, KAI sudah menutup 172 perlintasan sebidang. Sebanyak 490 lainnya sedang dalam proses.
Kemudian ada 1.148 perlintasan sebidang dalam proses pemasangan palang pintu.
"Apa lagi ya perlintasan sebidang ya, kita udah banyak yang udah kita tutup lah. Ada 172 yang udah tutup. Ada 490 lagi on progress kita tutup. Sisanya itu 1.148, itu nanti sudah sudah kita mulai untuk progres palang pintu," jelas Bobby.
Baca juga: KAI Akan Tutup 9 Pelintasan Sebidang Liar di Bogor demi Keselamatan
Menurut Bobby, pemasangan palang pintu paling banyak ada di Jakarta dan sekitarnya.
"Jakarta, Jabodetabek paling banyak. Ada 166," ucapnya.
Renovasi Stasiun Gambir
Selain perlintasan sebidang, Dirut KAI mengungkap pembahasan bersama Kepala Negara juga melaporkan soal renovasi Stasiun Gambir.
Nantinya, Stasiun Gambir akan diintegrasikan dengan KRL.
"Gambir akan dilakukan renovasi. Nah, kita nanti dalam dua tahun," ujarnya.
Sementara itu, Stasiun Manggarai akan dijadikan hub kereta jarak jauh.
"Manggarai jadi hub, iya," ujarnya.
Tag: #dirut #lapor #prabowo #soal #pelintasan #sebidang #renovasi #stasiun #gambir