Pesan Alessandro Nesta untuk Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026
Pelatih kepala timnas Italia, Gennaro Gattuso, memeluk penyerang Italia, Francesco Pio Esposito, dan, Niccolo Pisilli, setelah memenangkan pertandingan semifinal kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Italia dan Irlandia Utara di stadion Gewiss di Bergamo, pada 26 Maret.(AFP/STEFANO RELLANDINI)
14:46
28 Maret 2026

Pesan Alessandro Nesta untuk Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026

Legenda sepak bola dunia, Alessandro Nesta, memberikan analisis mendalam terkait peluang tim nasional Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Meski skuad Azzurri baru saja memetik kemenangan krusial atas Irlandia Utara di semifinal, Nesta memperingatkan bahwa ujian sesungguhnya baru akan dimulai di partai puncak kualifikasi.

Menurut Alessandro Nesta, kemenangan 2-0 di Bergamo yang diraih lewat gol Sandro Tonali dan Moise Kean tidak didapat dengan mudah.

Ia menilai ada beban mental yang sangat besar yang menghinggapi para pemain saat harus tampil di depan publik sendiri dalam laga penentuan playoff Piala Dunia 2026.

Nesta yang menyaksikan jalannya laga melalui Sky Sport Italia mengakui bahwa dirinya sempat merasa was-was melihat performa babak pertama.

Baca juga: Pemain Italia Picu Kontroversi Usai Rayakan Kemenangan Bosnia

Tim asuhan Gennaro Gattuso itu membutuhkan waktu hingga lebih dari 55 menit untuk membongkar pertahanan lawan yang sangat disiplin.

“Saya juga sempat khawatir di babak pertama,” ungkap Nesta dikutip dari Football Italia, Sabtu (28/3/2026).

Ia menilai bahwa status sebagai juara dunia empat kali sering kali menjadi pedang bermata dua bagi para pemain.

“Jika kualitas sebenarnya dari tim-tim tersebut muncul, maka persaingan di babak play-off akan sangat ketat, tetapi tekanan mengenakan seragam Italia berbeda dengan mewakili Irlandia Utara atau Bosnia,” tambahnya.

“Penampilan babak pertama dipengaruhi oleh ketegangan yang terlihat jelas yang dialami oleh tim Azzurri.”

Pembelaan untuk Alessandro Bastoni

Di tengah euforia kemenangan, Alessandro Nesta juga memberikan perhatian khusus kepada bek muda Alessandro Bastoni.

Baca juga: Capello Puji Italia Asuhan Gattuso: Curahkan Hati dan Jiwa di Lapangan

Bastoni belakangan menjadi sasaran kritik tajam karena pengakuannya melakukan simulasi yang berujung kartu merah untuk Pierre Kalulu.

Pelatih Monza asal Italia, Alessandro Nesta, memberi instruksi dalam pertandingan Serie A Italia 2024-2025 antara Monza vs Inter di Stadion Brianteo, Monza, pada 15 September 2024. (Photo by Gabriel BOUYS / AFP)AFP/GABRIEL BOUYS Pelatih Monza asal Italia, Alessandro Nesta, memberi instruksi dalam pertandingan Serie A Italia 2024-2025 antara Monza vs Inter di Stadion Brianteo, Monza, pada 15 September 2024. (Photo by Gabriel BOUYS / AFP)

Meski ada tekanan dari publik agar sang bek dicoret, Nesta justru memberikan dukungan moral yang jujur.

“I harus memberi selamat kepada Bastoni, karena mereka benar-benar mengkritiknya habis-habisan terkait simulasi itu, dan meskipun kemarin ia tidak dalam kondisi terbaiknya karena cedera, ia bermain dengan sangat baik,” puji Nesta.

Nesta bahkan tidak segan mengakui sisi kelam dalam karier hebatnya demi melindungi juniornya tersebut.

“Saya selalu dikenal sebagai pemain yang adil, tetapi saya juga sering melakukan simulasi dalam karier saya. Saya tidak akan pernah menggurui Bastoni tentang moralitas, dia hebat di mata saya,” tegasnya.

Namun, ia memberi catatan taktis bahwa Bastoni kurang maksimal saat diletakkan sebagai pemain sentral dalam skema tiga bek.

Ancaman Nyata di Markas Bosnia

Baca juga: Gattuso Merasa Timnas Italia Seperti Mendaki Gunung Everest

Kini, rintangan terakhir menuju Piala Dunia 2026 adalah menghadapi Bosnia-Herzegovina di Zenica pada Selasa malam.

Nesta mewanti-wanti bahwa atmosfer di kandang lawan akan jauh lebih intimidatif dan kualitas teknis sang lawan berada di atas Irlandia Utara.

“Kita harus menyadari bahwa pertandingan di Bosnia akan jauh lebih sulit, baik karena kita bermain tandang di depan para penggemar mereka yang penuh semangat, maupun karena Bosnia adalah tim yang lebih baik daripada Irlandia Utara, yang jujur saja tidak terlalu membuat saya terkesan,” pungkasnya.

Tag:  #pesan #alessandro #nesta #untuk #italia #jelang #final #playoff #piala #dunia #2026

KOMENTAR