Hasil Investigasi Jaksa KNVB: Dean James Lepas dari Sanksi Terkait Isu Paspoortgate
Investigasi terhadap kelayakan bermain Dean James terkait isu Paspoortgate telah diselesaikan oleh jaksa independen KNVB untuk sepak bola profesional.
Menurut laporan asosiasi tersebut, Dean James diputuskan tidak akan dihukum dan pertandingan Go Ahead Eagles vs NAC Breda tidak akan diulang.
Dean James sempat bermain selama 75 menit pada pertandingan tersebut meskipun ia tidak memenuhi syarat untuk bermain.
Tidak lama kemudian, berawal dari podcast De Derde Helft, terungkap bahwa pemain berusia 25 tahun itu sebenarnya tidak memiliki izin kerja setelah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca juga: Dean James Absen dalam laga Derbi di Eredivisie, Imbas Paspoort Gate
Namun, baik James maupun Go Ahead Eagles tidak mengetahui bahwa pemain Timnas Indonesia itu tidak diizinkan bermain, yang berarti hukuman tidak pantas diberikan menurut pernyataan tersebut.
"Bukan wewenang jaksa untuk menentukan kewarganegaraan seseorang."
"Meskipun demikian, berdasarkan semua informasi yang diterima dari IND, antara lain, dapat dipastikan bahwa pemain tersebut secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belandanya dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025, yang mengakibatkan dia tidak memenuhi syarat untuk bermain sesuai peraturan sejak Maret 2025," tulis laporan dari jaksa independen KNVB dikutip dari Voetbal Primeur.
Baca juga: Kata-kata Sumardji soal Polemik Dean James di Timnas Indonesia
Dean James Tetap Diistirahatkan Sampai Izin Kerja Selesai
Menyikapi polemik paspoortgate, beberapa klub Belanda langsung bereaksi cepat untuk mengurus perizinan agar para pemain yang terdampak bisa segera kembali bermain.
Seperti pemain NEC Nijmegen asal Suriname, Tjaronn Chery, yang telah mendapat lampu hijau untuk bermain setelah mengurus cap paspor di Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND) di Den Bosch.
Sama seperti Dean James, Cherry serta pemain lain seperti Vaessen mengira hanya menerima paspor olahraga, meski sebenarnya mereka telah dinaturalisasi sebagai warga negara Suriname seutuhnya.
Hukum Belanda menetapkan bahwa siapa pun yang secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belandanya.
Baca juga: Dua Jalur Dean James dkk Bisa Kembali Merumput di Liga Belanda
Pemain timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, Adrian WIbowo dan Dean James pada babak pertama menempati bench saat laga FIFA Matchday yang berakhir dengan skor 6-0 berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam.
Sebenarnya ada dua jalur yang mengarah ke izin tinggal dan kerja yang sah di Belanda yang berpengaruh terhadap nasib para pemain naturalisasi tersebut.
Pertama adalah yang disebut stempel Uni Eropa, yaitu pengesahan tempat tinggal di paspor. Pesepakbola yang memiliki pasangan atau anak berkewarganegaraan Eropa berhak mendapatkan ini.
Dalam hal ini, Vaessen dan Chery termasuk dalam kelompok tersebut sehingga lebih mudah dalam proses kepengurusan dokumen.
"Stiker itu bersifat sementara," tegas Jan de Jong, direktur Eredivisie CV dikutip dari NOS.
"Stiker itu digunakan untuk menilai apakah pada akhirnya Anda diizinkan untuk tinggal di Belanda. Selama penilaian tersebut, mereka sudah diizinkan untuk bekerja dan karenanya bermain sepak bola."
Baca juga: KNVB Buka Suara Soal Polemik Paspor Dean James dll di Liga Belanda
Namun, pemain yang tidak memiliki pasangan atau anak berkewarganegaraan Eropa seperti Dean James dan Richonell Margaret dari Go Ahead Eagles tidak bisa memakai opsi tersebut.
Mereka harus mengajukan “izin tinggal kemanusiaan non-sementara” bagi mantan warga Belanda. Untuk itu, mereka perlu membuktikan pernah tinggal dan bekerja di Belanda.
Proses ini lebih lama dan membutuhkan banyak dokumen serta harus menunggu hingga keputusan keluar.
Baca juga: KNVB Buka Suara Soal Polemik Paspor Dean James dll di Liga Belanda
Alhasil, Dean James dan Richonell Margaret terpaksa diistirahatkan sampai masalah izin kerja mereka terselesaikan.
"Jika mereka kemudian terus tinggal di Belanda selama satu tahun lagi dengan izin tinggal ini, mereka selanjutnya dapat menjadi warga negara Belanda lagi melalui prosedur opsi," kata pengacara Hermie de Voer.
Tidak Ada Pengulangan Pertandingan
Selain terhadap Dean James, keputusan juga berlaku terhadap permintaan NAC Breda yang meminta agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles bisa diulang.
Akan tetapi, Dewan kompetisi sepak bola profesional tidak bersedia menyetujuinya dan masalah ini tidak bisa menjadi alasan untuk mengubah skor 0-6 yang diterima NAC Breda pada laga itu.
"Kami telah memutuskan untuk tidak mengubah hasil pertandingan yang telah dimainkan di Eredivisie dan Eerste Divisie. Sejauh yang kami ketahui, pertandingan tersebut telah selesai dimainkan," kata direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, sebelumnya.
Baca juga: Hindari Risiko, Go Ahead Eagles Pilih Parkir Dean James Imbas Polemik Paspor
Skandal Passportgate sempat membuat kompetisi di Belanda kacau karena ada kekhawatiran tentang banyaknya pertandingan yang harus diulang.
Akan tetapi, para klub tampaknya saat ini sudah bisa merasa lega, meskipun jaksa mendesak semua klub profesional Belanda untuk memastikan bahwa mereka dan para pemain sekarang mengetahui aturan-aturan terkait kewarganegaraan mereka.
"Mulai sekarang, Jaksa Penuntut Umum untuk Sepak Bola Profesional menganggap bahwa klub dan pemain dianggap sudah mengetahui aturan mengenai perolehan kewarganegaraan selain Belanda," sambung pernyataan tersebut.
Tag: #hasil #investigasi #jaksa #knvb #dean #james #lepas #dari #sanksi #terkait #paspoortgate