Kata-kata Pep Guardiola Usai Hasil Chelsea Vs Man City 0-3
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, buka suara usai timnya mengalahkan Chelea dalam lanjutan Liga Inggris (Premier League) 2025-2026, Minggu (12/4/2026) malam WIB.
Laga pekan ke-32 Liga Inggris 2025-2026 antara Chelsea vs Man City digelar di Stadion Stamford Bridge.
Gol-gol Man City diciptakan oleh Nico O Reilly (51'), Marc Guehi (57'), dan Jeremy Doku (68').
Kemenangan ini membawa Manchester City terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen Premier League dengan koleksi 64 poin.
Selain memangkas jarak menjadi enam angka dengan satu simpanan laga, The Citizens yang memperpanjang tren positif dengan menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Baca juga: Hasil Chelsea Vs Man City 0-3, Jeremy Doku Tutup Pesta Gol The Citizens
Evaluasi Performa dan Pujian untuk Rayan Cherki
Meski menang dengan skor mencolok, Pep Guardiola mengakui adanya perbedaan performa anak asuhnya antara babak pertama dan kedua.
Gol-gol kemenangan dari Nico O'Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku baru tercipta setelah jeda usai sang pelatih melakukan penyesuaian strategi.
"Saya selalu senang ketika Anda menang di stadion Stamford Bridge. Para penggemar senang, kami pun lebih senang," ujar Guardiola dikutip dari BBC Sport, Senin (13/4/2026).
"Babak kedua jauh lebih baik - babak pertama tidak buruk, tetapi beberapa pemain tidak tampil sesuai harapan."
"Kami menyerang sedikit di sisi kiri, tetapi di sisi kanan kami menyerang tanpa ancaman. Babak kedua lebih baik di kedua sisi," lanjutnya.
Secara khusus, pelatih asal Spanyol itu memberikan apresiasi kepada Rayan Cherki.
Pemain muda tersebut menjadi otak di balik gol kedua yang dicetak Marc Guehi.
Baca juga: HT Skor Chelsea Vs Man City 0-0, Gianluigi Donnarumma Tampil Apik
Namun, Pep tetap memberikan catatan taktis agar bakat Cherki lebih efektif di area pertahanan lawan.
"Rayan adalah talenta luar biasa - gol kedua, umpan ke Marc Guehi," tegas Pep Guardiola.
"Masalah bagi Rayan adalah terkadang dia bermain di posisi terlalu dekat dengan Donnarumma, bakatmu harus berada di sepertiga akhir lapangan. Dekat dengan Haaland, dekat dengan pemain sayap," tambah pelatih berusia 55 tahun itu.
Marc Guehi (kiri) merayakan gol kedua tim dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea vs Manchester City di Stamford Bridge di London pada 12 April 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)
Misi Besar Menghadapi Arsenal
Usai melewati adangan Chelsea, fokus Guardiola kini beralih sepenuhnya ke laga krusial melawan Arsenal pada pekan depan.
Ia memberikan penghormatan tinggi kepada skuad asuhan Mikel Arteta yang ia nilai sebagai tim terbaik di Inggris dan Eropa saat ini.
"Kami akan bermain melawan tim yang dalam 49 pertandingan hanya kalah tiga kali, di Liga Champions tidak pernah kalah," ungkap Guardiola.
"Di final Piala Carabao, City benar-benar tim underdog - tidak ada satu orang pun di negara ini yang akan bertaruh 1 pounds (setara Rp 22 ribu) bahwa kami akan jauh lebih baik. Mungkin sekarang sedikit berbeda."
"Rasa hormat saya kepada Arsenal, atas apa yang telah mereka lakukan beberapa tahun terakhir. Saya mengenal manajernya, para pemainnya, kualitasnya, bagaimana mereka bersaing dalam setiap situasi, itulah tugas terbesar yang kita miliki. Ada masalah taktik, mungkin kita akan menyesuaikan sesuatu."
"Mereka adalah tim terbaik di negara ini, di Eropa, sejauh ini. Mengalahkan Arsenal sekali saja sudah sangat sulit, bayangkan mengalahkan mereka dua kali dalam beberapa minggu. Kita harus istirahat," lanjut sang manajer.
Baca juga: Chelsea Vs Man City: Instruksi Khusus Liam Rosenior Untuk Cole Palmer dkk
Menutup pernyataannya, Guardiola meminta dukungan penuh dari suporter The Citizens di Stadion Etihad nanti.
Ia berharap atmosfer stadion dapat membantu timnya menumbangkan sang pemuncak klasemen.
"Saya ingin mengatakan kepada para penggemar saya - hormati Arsenal, mereka adalah tim yang luar biasa. Bergabunglah bersama kami sejak menit pertama karena para pemain akan melakukan yang terbaik," pungkasnya.