Kata-kata Cristian Chivu Usai Hasil Inter Vs Cagliari 3-0
Pelatih kepala Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Atalanta dan Inter Milan di Bergamo pada 28 Desember 2025.(AFP/ISABELLA BONOTTO)
06:18
18 April 2026

Kata-kata Cristian Chivu Usai Hasil Inter Vs Cagliari 3-0

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan tanggapan usai timnya mengalahkan Cagliari dalam lanjutan Liga Italia (Serie A) 2025-2026.

Pertandingan pekan ke-33 Liga Italia 2025-2026 antara Inter vs Cagliari berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza.

Duel Inter vs Cagliari berakhir 3-0, untuk kemenangan tim besutan Cristian Chivu.

Gol-gol Inter Milan diciptakan oleh Marcus Thuram (52'), Nicolo Barella (56'), dan Piotr Zielinski (90+2').

Hasil tersebut membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan 78 poin.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia: Tim Jay Idzes Libas Como, Inter Pesta

Nerazzurri, julukan Inter Milan, terpaut 12 poin dengan Napoli yang duduk di posisi kedua.

Di sisi lain, Cagliari harus puas menempati peringkat 16 dengan mengumpulkan perolehan 33 poin.

Pada pekan selanjutnya, Inter Milan melawat ke markas Torino, sedangkan Cagliari akan menjamu Atalnta.

Inter sempat mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan pada paruh pertama.

Namun, perubahan skema setelah jeda terbukti ampuh. Gol pembuka dari Marcus Thuram (52'), disusul sepakan keras Nicolo Barella (56'), dan gol penutup dari Piotr Zielinski (90+2') menjadi bukti dominasi tuan rumah.

Mengenai jalannya pertandingan tersebut, Chivu menjelaskan dinamika yang terjadi di lapangan.

“Kami menyadari betapa pentingnya pertandingan ini," ungkap Cristian Chivu dikutip dari Football Italia, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Hasil Inter Vs Cagliari 3-0, Nerazzurri Jauhkan Jarak dari Napoli

"Kami mengalami beberapa masalah di babak pertama, pergerakan kami terlalu lambat, dan itu memungkinkan Cagliari untuk menutup ruang dengan sangat baik."

"Kami melebarkan formasi setelah jeda, mendorong para penyerang ke depan, dan juga meningkatkan intensitas permainan,” lanjutnya.

Nicolo Barella digendong oleh Marcus Thuram setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, pada 17 April 2026. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)AFP/MARCO BERTORELLO Nicolo Barella digendong oleh Marcus Thuram setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, pada 17 April 2026. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)

Chivu juga menambahkan bahwa momentum setelah gol pertama sangat krusial bagi kenyamanan bermain anak asuhnya:

“Ketika tim ini memecah kebuntuan, mereka mulai menikmati permainan sepak bola mereka dan melakukan gerakan yang lebih ambisius," tegas sang pelatih.

"Ini adalah tim berkualitas, mereka adalah pemain hebat dan mereka menikmati diri mereka sendiri di lapangan.”

Sindiran "Generasi Satu Tangan" dan Tiket Liga Champions

Meskipun gelar Scudetto ke-21 sudah di depan mata, Chivu tetap memilih untuk bersikap hati-hati.

Ia lebih memilih merayakan keberhasilan matematis klub lolos ke kualifikasi Liga Champions musim depan.

“Saya bersikap ironis minggu lalu, tapi tidak bercanda, jadi kami sangat senang,” ujar Chivu dengan nada sarkastik yang khas.

Baca juga: Prakiraan Line Up Inter Milan Vs Cagliari di Liga Italia

Ketika ditanya apakah ia melihat api keyakinan di mata para pemainnya di ruang ganti, pelatih asal Rumania ini memberikan jawaban unik yang menyentil kebiasaan pemain modern:

“Aku jarang melihat mata mereka, karena mereka selalu menunduk melihat ponsel mereka," jelas Cristian Chivu

"Aku menyebut ini generasi satu tangan, mereka selalu memegang ponsel di satu tangan, mereka melakukan hal lain dengan tangan yang lain…”

Chivu menekankan bahwa target utama kualifikasi kini sudah di tangan, sehingga tim bisa lebih tenang menatap sisa musim.

“Kami menyadari kerja keras yang telah kami lakukan, apa yang telah kami kerjakan untuk menjadi kompetitif, dan syukurlah kami sekarang telah mencapai tujuan kualifikasi Liga Champions dengan lima pertandingan tersisa, jadi sekarang kami dapat menatap ke depan dan mencoba untuk tetap kompetitif hingga akhir.”

Fokus pada Kompetisi Mendatang dan Kontrak

Selain liga domestik, Inter Milan juga harus segera bersiap menghadapi semifinal Coppa Italia melawan Como.

Chivu pun memberikan pandangannya mengenai tantangan di musim depan, terutama terkait persaingan dengan klub-klub besar Eropa di Liga Champions.

“Ini tidak mudah, karena Anda berhadapan dengan tim-tim dengan level tertentu, terutama tim-tim Liga Premier yang menghabiskan banyak uang untuk terus memperkuat diri," katanya.

Baca juga: Presiden Como Tegaskan Nilai Martabat Usai Cemoohan Lawan Inter Milan

"Kita punya ribuan contoh tim yang menghabiskan begitu banyak uang dan tetap menyadari bahwa itu bukan jaminan kesuksesan di Liga Champions.”

“Kami ingin bersaing, salah satu tujuan semua klub adalah lolos ke Liga Champions, jadi ini bukan lelucon, karena semua orang ingin berpartisipasi dalam turnamen itu,” tamah Chivu.

Terkait masa depannya bersama Inter, Chivu menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah pada performa tim di lapangan daripada pembicaraan kontrak.

“Saya tidak pernah membicarakan hal ini kepada mereka, karena saya sibuk mengejar tiket ke Liga Champions."

"Apakah sudah tercapai? Belum, belum sepenuhnya. Saya bukan orang yang percaya takhayul, saya hanya lebih memilih untuk memfokuskan energi saya pada sepak bola, bukan masa depan saya,” pungkasnya.

Tag:  #kata #kata #cristian #chivu #usai #hasil #inter #cagliari

KOMENTAR