FIFA Beri Lampu Hijau Iran di Piala Dunia 2026, Trump Buka Suara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di acara drawing Piala Dunia 2026 di Gedung John F Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB.(TANGKAPAN LAYAR)
08:04
1 Mei 2026

FIFA Beri Lampu Hijau Iran di Piala Dunia 2026, Trump Buka Suara

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan kejelasan terkait keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

Hal itu dinyatakan Donald Trump usai Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Iran bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Donald Trump menyatakan tidak keberatan jika Iran tetap tampil di Piala Dunia yang bakal bergulir di AS, Kanada, dan Meksiko itu.

"Yah, jika Gianni mengatakannya, saya baik-baik saja."

"Apakah Gianni mengatakannya? Gianni Infantino (Presiden AS) – itu orang yang unik," ujar Trump, dilansir dari Independent, Kamis (30/4/2026).

Ia kemudian menambahkan, "Jika mereka (Iran) menang, kita harus mengkhawatirkan hal itu. Saya harus mengkhawatirkan hal itu. Anda tahu apa, biarkan mereka bermain."

Trump juga menyebut hubungan baiknya dengan Presiden FIFA.

"Gianni itu fantastis, dia teman saya, dia membicarakannya, saya bilang, 'lakukan saja apa pun yang kamu mau'," terang Trump.

Pernyataan ini muncul setelah ada keraguan terkait keikutsertaan Iran akibat situasi geopolitik.

Baca juga: Presiden FIFA: Iran Akan Berpartisipasi di Piala Dunia 2026

FIFA Tegaskan Iran Tetap Berlaga

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sejak awal sudah memastikan Iran akan tetap ambil bagian.

Ia kembali menegaskan hal tersebut dalam Kongres FIFA di Vancouver.

“Izinkan saya memulai dengan langsung mengkonfirmasi, bagi mereka yang mungkin ingin mengatakan sesuatu yang lain atau menulis sesuatu yang lain, bahwa tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026,” kata Infantino.

Ia juga memastikan laga Iran tetap digelar di Amerika Serikat.

Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar yang dirilis oleh stasiun penyiaran negara Iran (IRIB) pada 27 Maret 2026 dan disiarkan melalui AFPTV, menunjukkan Timnas Iran memberikan penghormatan kepada para korban serangan udara di sebuah sekolah dasar di Minab pada 28 Februari, menjelang pertandingan persahabatan melawan Nigeria di Antalya, Turkiye. Korban jiwa terbesar bagi warga sipil dalam perang sejauh ini adalah serangan udara terhadap sebuah sekolah dasar di Minab pada hari pertama perang yang menewaskan sedikitnya 165 orang, menurut angka resmi.- Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar yang dirilis oleh stasiun penyiaran negara Iran (IRIB) pada 27 Maret 2026 dan disiarkan melalui AFPTV, menunjukkan Timnas Iran memberikan penghormatan kepada para korban serangan udara di sebuah sekolah dasar di Minab pada 28 Februari, menjelang pertandingan persahabatan melawan Nigeria di Antalya, Turkiye. Korban jiwa terbesar bagi warga sipil dalam perang sejauh ini adalah serangan udara terhadap sebuah sekolah dasar di Minab pada hari pertama perang yang menewaskan sedikitnya 165 orang, menurut angka resmi.

“Dan tentu saja, Iran akan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang.”

Sebelumnya, posisi Iran sempat dipertanyakan setelah negara tersebut diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Baca juga: Pejabat Federasi Iran Dicegah Hadiri Pertemuan FIFA, Menlu Kanada: Tidak Sengaja

Jadwal Iran dan Potensi Pertemuan dengan AS

Iran dijadwalkan memulai pertandingan fase grup melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.

Semua laga grup akan digelar di wilayah Amerika Serikat.

Ada kemungkinan Iran bertemu tuan rumah Amerika Serikat pada babak 32 besar, jika kedua tim finis di posisi kedua grup masing-masing.

Di sisi lain, Iran menjadi satu-satunya anggota FIFA yang tidak mengirim perwakilan ke Kongres di Vancouver.

Dua delegasi sempat mendapat visa dari otoritas Kanada, tetapi memilih tidak hadir setelah anggota lain dari rombongan ditolak masuk di Toronto.

Tag:  #fifa #beri #lampu #hijau #iran #piala #dunia #2026 #trump #buka #suara

KOMENTAR